Menag Nasaruddin Umar bilang kalo pendidikan itu fondasi penting buat bangun masa depan bangsa, dan perlu libatan aktif dari semua pihak. Foto/Binti Mufarida
JAKARTA – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar negaskan kalo pendidikan merupakan fondasi penting dalam bangun masa depan bangsa. Makanya, Menag minta semua pihak harus bisa hadirin pendidikan bermutu yang gak bisa dilakuin secara parsial, tapi butuh libatan aktif dari berbagai pihak.
“Pendidikan adalah ikhtiar bersama. Pemerintah, sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat punya peran yang saling nguatin buat pastiin setiap anak dapet akses pendidikan yang berkualitas,” kata Menag pas Upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Jakarta, Sabtu (2/5/2026).
Baca juga: Hari Pendidikan Nasional 2026, Seskab Teddy Ajak Generasi Muda Asah Potensi untuk Indonesia Maju
Menag nilai tema Hardiknas tahun ini, “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, sebagai momentum buat refleksiin pentingnya bangun kolaborasi yang lebih luas dalam kuatkan sistem pendidikan nasional. Menurutnya, pendidikan gak cukup cuma orientasi ke capaian akademik aja, tapi juga harus bentuk manusia yang punya integritas, kepekaan sosial, dan dasar moral yang mantep.
“Pendidikan yang baik bukan hanya lahirkan generasi cerdas, tapi juga pribadi yang miliki inagguh karakter, etika, dan kepedulian terhadap sesama,” jelasnya.
Menag juga sorot kontibusinya pentingnya pendidikan agama dan keagamaan dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Ia nyebut madrasah, pesantren, dan lembaga pendidikan keagamaan sebagai ruang strategis buat nanamin keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan pembentukan akhlak.