Jakarta, VIVA – Menko PMK Pratikno bilang pemerintah bakal bikin gugus tugas buat cegah kekerasan anak di daycare lagi. Ini dilakukan setelah terungkapnya kasus kekerasan di daycare DI Yogyakarta.
“Kita akan segera bentuk gugus tugas untuk menindaklanjuti ini,” kata Pratikno usai rapat tingkat menteri di Jakarta, Kamis, 30 April 2026.
Nantinya, gugus tugas ini bertugas bikin portal tunggal data terintegrasi. Portal ini bakal jadi aturan yang ngubungin berbagai peraturan menteri yang udah ada.
Selain itu, gugus tugas juga akan mengawal perbaikan pengelolaan daycare. Dalam rapat itu, dibahas banyak cara buat ningkatin kualitas layanan dan tata kelola daycare.
“Kami dah bahas, banyak sekali hal yang mesti kita perbaiki ke depan. Mulai dari standardisai, perizinan, integrasi program, sistem informasi terpadu, sampai pengawasan di lapangan sama insentif-disinsentif,” ujar Pratikno.
Dia negasin kalo pemerintah gak kasih toleransi sedikit pun pada kekerasan terhadap anak.
“Tentu aja pemerintah gak kasih toleransi pada kekerasan anak. Kita wajib kasih perlindungan, pengasuhan, dan pendidikan yang terbaik,” tambahnya.
Untuk kasus di Daycare Little Aresha Yogyakarta, tempat itu udah ditutup dan disegel. Polresta Yogyakarta udah nendus 13 tersangka, termasuk DK (51) sebagai ketua yayasan, AP (42) sebagai kepala sekolah, dan 11 pengasuh lainnya.
Rapat tingkat menteri dihadiri sama Ketua KPAI Aris Adi Leksono, Menteri PPPA Arifah Fauzi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Wamen Sosial Agus Jabo Priyono.