Hubungan Rakyat, Pilar Relasi Georgia-Indonesia: Dubes

Jakarta (ANTARA) — Duta Besar Georgia untuk Indonesia, Tornike Nozadze, menekankan pentingnya kontak antar-masyarakat dalam memperkuat hubungan antara kedua negara.

“Kontak antar-masyarakat menjadi dan selalu harus jujur, sangat penting dalam hal hubungan antar negara,” kata Nozadze dalam wawancara dengan Kantor Berita ANTARA di sini pada Selasa (28 April).

Ia mencatat bahwa kedua negara memiliki kesamaan budaya yang mengejutkan, terutama dalam hal kuliner. Dia menggambarkan masakan Georgia kaya akan rempah dan profil rasa yang akrab di lidah orang Indonesia.

Menurut sang duta besar, wisatawan Indonesia sering memuji hidangan tradisional Georgia, sementara orang Georgia yang berkunjung ke Indonesia juga merasa masakan lokal sama menariknya.

“Mereka semua menyatakan keinginan untuk kembali lagi, ini adalah dasar yang sangat kuat untuk mengembangkan kontak antar-masyarakat,” tambahnya.

Kerjasama bilateral juga semakin meluas di tingkat regional dan pendidikan. Nozadze menyebut Sukabumi sebagai calon “kota kembar” untuk sebuah munisipalitas di Georgia setelah forum diplomatik baru-baru ini yang diadakan di sana.

Selanjutnya, sang duta besar aktif mempromosikan program pertukaran pelajar untuk membangun fondasi kerjasama masa depan di kalangan generasi muda.

Menyadari pengaruh Indonesia yang semakin naik di ASEAN dan Indo-Pasifik, Nozadze menegaskan kembali komitmen Georgia untuk meningkatkan hubungan di sektor politik, ekonomi, dan budaya.

Ia menyarankan bahwa diplomasi internasional mirip dengan hubungan personal: “Karena semakin bersahabat hubungan antara dua individu, semakin baik hasil yang Anda dapatkan… dan hal yang sama berlaku untuk antar negara.”

Di sisi ekonomi, Nozadze menyoroti peran strategis Georgia sebagai hub transit.

Selama dekade terakhir, negara tersebut telah memodernisasi infrastruktur jalan dan relnya untuk menjadi gerbang antara Asia dan Eropa.

MEMBACA  Generasi Z dalam Kencan: Menginginkan Hubungan yang Lebih Dalam, tapi Ada yang Beralih ke Kecerdasan Buatan

Georgia juga memulai pembangunan pelabuhan ketiga di Laut Hitam, yang dirancang untuk mengakomodasi kapal kargo bertonase besar dan memperlancar arus perdagangan internasional.

Tinggalkan komentar