Skandal Keuangan Makin Memburuk, Raksasa Kemasan Tutup Pabrik dan Jual Divisi

Bulan September kemaren, saham Gerresheimer anjlok setelah regulator Jerman ngumumin investigasi soal kemungkinan pelanggaran aturan akuntansi dan masalah kepatuhan.

Masalah perusahaan pembuat kemasan ini mulai pas BaFin, otoritas keuangan federal Jerman, nyelidikin potensi skandal bill-and-hold. Perusahaan mungkin udah ngakuin pendapatan €35 juta yang gak jelas buat beberapa kontrak sebelum uangnya bener-bener diterima.

Berita manufaktur teratas:

Pas Februari, pas perusahaan Jerman ini ngerecruitment kantor audit kedua untuk ngecek ulang kecurangan akuntansi, mereka juga ngumumin rencana potong biaya, termasuk jual Centor, anak perusahaan di Ohio yang bikin sistem kemasan buat dispensing obat resep.

Gerresheimer juga ngumumin rencana tutup pabrik kaca di Chicago Heights, Illinois, dengan PHK 172 pekerja dan mindahin produksi ke pabrik di Italia dan India. Menurut laporan lokal, PHK di Gerresheimer Moulded Glass Chicago bakal terjadi pas 30 September 2026.

Juru bicara perusahaan bilang ke IEN, “Penutupan rencana fasilitas kami di Chicago Heights adalah salah satu bagian dari program transformasi komprehensif. Ini program global buat ngurangin biaya dan ningkatin performa, termasuk optimalisasi pemanfaatan jaringan produksi global.”

Setelah nolak tawaran pengambilalihan dari pesaing AS, Silgan, awal bulan ini, manufaktur ini makin diawasin. Menurut media keuangan Jerman Aktiencheck, BaFin udah memperluas penyelidikan lebih lanjut karena lagi nyelidiki kemungkinan laporan salah soal jutaan kewajiban leasing, review biaya pengembangan yang diduga, dan nilai aset divisi lain yang mungkin gak akurat.

Meskipun gitu, perusahaan ekspek hasilkan sampe €2,4 miliar euro di tahun fiskal 2026.

Klik di sini buat langganan buletin harian IEN buat berita manufaktur yang gak bakal kamu baca di tempat lain.

MEMBACA  Pedagang eceran menanam $67 miliar ke saham AS sementara raksasa investasi melarikan diri

Tinggalkan komentar