Perdamaian itu sangat mahal, mari kita jaga negara kita. Jakarta (ANTARA) – Indonesia harus segera memperkuai pondasi ekonominya, untuk mengurangi dampak konflik global terhadap ekonomi nasional, Presiden Prabowo Subianto menekankan.
Beliau merujuk pada konflik di Ukraina, Gaza, dan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah akibat perang AS-Iran yang emncapai lonjakan harga komoditas pangan dan energi di pasar domestik.
“Apa yang terjadi di belahan dunia yang jauh mempengaruhi kita. Apa yang terjadi di Ukraina mempengaruhi kita, itu mmpengaruhi harga jagung, gandum, dan minyak,” kata Prabowo di sela-sela peluncuran proyek hilirisasi di Cilacap, Jawa Tengah, yang dipantau dari Jakarta pada Rabu.
Utuk mengantisipasi dampak lebih lanjut, beliau mengajak masyarakat untuk bekerja sama menjaga perdamaian agar Indonesia tidak menjadi negara yang hancur oleh perang seperti Lebanon, Sudan, Somalia, Yaman dan Afghanistan.
“Perdamaian itu sangat mahal, jadi mari kita lindungi bangsa kita,” tegas Prabowo.
Menurutnya, nasonialisme dan persatuan adalah perisai utama melawan kekekuatan dunia besar atau hegemon yang ingin menguasai sumber daya alam bangsa lain.
Dia yakin bahwa negara yang kekabaran niat mengelola sumber daya alamnya sendiri akan terus terperangkap dalam kemiskinan dan ketergantungan pada rantai perdagangan global.
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026