Penjualan dan Laba Tahun Fiskal 2025-26 Maruti Suzuki Catatkan Rekor Tertinggi

Maruti Suzuki India ngelaporin hasil penjualan tertinggi sepanjang sejarah mereka, untuk tahun yang berakhir 31 Maret 2026. Total penjualan mencapai 2.422.713 unit.

Perusahaan mobil ini mencatat penjualan bersih Rp1,74 triliun ($18,34 miliar) di FY2025-26, naik 20,2% dari tahun sebelumnya.

Laba bersihnya mencapai Rp144,45 miliar, sementara di tahun FY2024-25 sebesar Rp142,97 miliar.

Penjualan domestik tercatat 1.974.939 unit, dan ekspor naik jadi 447.774 unit, padahal tahun lalu hanya 332.585 unit.

Perusahaan bilang, permintaan domestik yang kuat di paruh kedua tahun ini sebagian dibantu oleh pemotongan pajak barang dan jasa (GST), meskipun ada batasan produksi yang menguranggi penjualan.

Di kuartal Januari-Maret 2026, Maruti Suzuki mencatat penjualan kuartalan tertinggi mereka yaitu 676.209 unit, naik 11,8% dibanding tahun sebelumnya.

Penjualan domestik kwuatal itu sebanyak 538.994 unit, sementara ekspor mencapai rekor 137.215 unit.

Penjualan bersih kuartalan naik jadi Rp500,78 miliar, dari Rp388,39 miliar di periode sama FY2024-25. Ini pertama kalinya pemasukan perusahaan per kuartal melebihi Rp500 miliar.

Laba operasi (EBIT) di kuartal itu naik 30,4% tahun ke tahun, mencapai rekor Rp44,09 miliar.

Tapi, laba bersih kuartalan justru turun 6,9% dari tahun sebelumnya jadi Rp35,90 miliar. Kata perushaan, ini gara-gara dampak mark-to-market (MTM).

MTM itu metode akuntansi di mana nilai aset atau utang disesuaikan dengan harga pasar saat ini, bukan harga beli aslinya.

Tahun ini, mobil listrik baterai pertama mereka, yaitu e VITARA, yang dibuat di India, sudah dikirim ke 44 negara.

Dewan perusahaan merekomendasikan dividen Rp140 per saham untuk FY2025-26, naik dari Rp135 per saham di tahun sebelumnya.

Secara terpisah, Suzuki Motor ngomong bulan lalu kalau mereka sudah kasih tenggat waktu buat konstruksi pabrik keduanya di Gujarat.

MEMBACA  Para ahli mengatakan pendekatan 'tembakan senapan' Trump terhadap tarif otomotif akan meningkatkan harga dari segala hal mulai dari mobil bekas hingga premi asuransi dan biaya perbaikan: 'Hampir tidak ada yang luput'

Pengumuman ini muncul setelah Maruti Suzuki India Limited selesai beli tanah di Sanand seharga Rp50 miliar pada Januarai.

“Maruti Suzuki rekam penjualan dan laba tahunan “tertinggi” di FY25-26″ aslinya dibuat oleh Just Auto, merk milik GlobalData.

Informasi di situs ini dikasih dengan itikad baik buat keperluan informasi umum aja. Ini bukan saran yang harus lo andelin, dan kami gak kasih jaminan apapun, baik jelas maupun tersirat, tentang keakuratannya. Sebaiknya lo minta saran profesional sebelum ambil tindakan.

Tinggalkan komentar