Ledakan AI dibangun di atas penderitaan masyarakat termiskin dan tereksploitasi di dunia, temuan peneliti PBB

Di daerah kering seperti Salar de Atacama di Chili, aktvitas tambang gunain sampai 65% dari total penggunaan air regional, bersaing sama pertanian dan ekosistem. Level air tanah udah turun, laguna asin nyusut, dan sumber air tawar makin rentan buat habis dan tercemar.

Polusi air nambahin masalah kayak gini. Tambang hasilin banyak limbah beracun dan air limbah yang ngandung logam berat, asam, sama residu radioaktif.

Sumber: United Nations University Institute for Water, Environment and Health

Produksi mineral tanah jarang, contohnya, hasilin sampe 2.000 metrik ton limbah buat tiap ton material yang bisa dipake. Mineral tanah jarang sering diambil dengan bikin kolam pelindian dan nambahin bahan kimia buat pisahin logamnya. Kalo limbahnya nggak diolah atau disimpen sembarangan, bahan kimianya bisa meresap ke air tanah dan sungai, ngerusak sumber air dan kali.

Di beberapa belahan dunia, sungai di dekat tambang kobalt dan tembaga jadi asam banget sampe mayarakat nggak bisa lagi minum air dari situ. Stok ikan ancur, dan lahan pertanian keracunan. Ketidakamanan air udah bukan dampak sampingan dari tambang lagi; ini biaya sistemik.

## Krisis kesehatan yang tersembunyi di rantai pasok

Masyarakat yang tinggal di dekat lokasi tambang ini lapor ada orang-orang yang kena penyakit kulit, gangguan pencernaan, masalah kesuburan, dan kondisi kesehatan kronis karena lama terpapar logam berat di air dan tanah yang tercemar.

Bukti dari daerah tambang di Republik Demokrasi Kongo sangat jelas.

Studi mencatat tingginya angka keguguran, cacat lahir, dan kematian bayi di antara populasi yang terpapar lingkungan yang tercemar kobalt dan logam lain. Ruang bersalin di Kongo bagian selatan yang dekat dengan operasi tambang laporin cacat lahir lebih banyak daripada yang jauh.

MEMBACA  ‘Sebuah Kodak déjà vu’: Apple Vision Pro masih harus menemukan aplikasi unggulannya dan ini bisa menjadi masalah bagi taruhan berisiko Tim Cook

Di masyarakat dekat tambang, warga cerita gimana perempuan dan anak perempuan yang tinggal dekat tambang kobalt dan tembaga alamin masalah kesehatan reproduksi, termasuk infeksi, haid nggak teratur, keguguran, dan sulit punya anak. Resiko ini terkait sama kontak lama dengan air kotor, ditambah akses ke sanitasi dan kesehatan yang terbatas.

Di wilayah Antofagasta, Chili, angka kematian kanker paling tinggi di negara itu. Tingkat kanker paru-paru di sana hampir tiga kali lipat dari rata-rata nasional. Dokter di wilayah itu juga laporin kenaikan kasus gangguan saraf dan tumbuh kembang, yang mereka hubungin sama paparan air sama udara kotor sejak dini.

Ribuan anak diperkirakan bekerja di tambang kobalt tradisional di Kongo. Di tambang ini, mereka bisa kena debu kobalt dan bahan berbahaya lain tanpa alat pelindung.

Resiko kesehatan ini makin parah karena sistem air, sanitasi, dan layanan kesehatan yang lemah. Sampai 2024, cuma sekitar sepertiga orang di Kongo yang punya akses air minum dasar.

## Biaya pangan dari perubahan energi

Masalah air yang disebabkan oleh pertambangan mineral penting juga ancam besar sistem pangan lokal. Di Peru, pertambangan seng udah ngotori Daerah Aliran Sungai Cunas. Lumpur curan gan airnya nggak bener

Tinggalkan komentar