Rabu, 29 April 2026 – 10:06 WIB
Banda Neira – Kepolisian mengatakan insiden KM Sabuk Nusantara 106 yang nubruk pemukiman warga di Banda Neira, Maluku Tengah, diduga karena gangguan pada mesin kapal.
Kapolsek Banda, Iptu A. Rahayamtel, nerangin bahwa kejadian terjadi saat kapal hendak bersandar di Pelabuhan Banda Neira sekitar jam 09.45 WIT.
"Motifnya akibat kelalaian pihak kapal, tapi enggak ada korban jiwa atau luka-luka. Kerugian material mencapai Rp60 juta," ujarnya.
Dia menjelaskan, insiden bermula saat kapal yang baru datang dari Pelabuhan Amahai siap sandar di dermaga. Di jarak sekitar 500 meter dari dermaga, nahkoda perintahkan mesin dinetralkan. Tapi kapal tetap bergerak, makanya dilakukan manuver untuk sandar.
Saat proses itu, kapal tetap melaju karena mesin kanan bermasalah pada pengendali throttle.
"Waktu kejadin, gerak kapal pake dua mesin, kiri dan kanan. Tapi mesin kanan error di handle throttle, jadi kapal tetap maju meski udah dioper ke gigi mundur," katanya.
Upaya untuk ngelambatkan kapal dengan jatuhin jangkar gagal, sehingga kapal nabrak permukiman warga di sekitar pelabuhan. Akibatnya, satu rumah warga rusak dengan kerugian sekitar Rp10 juta.
Selain itu, satu unit perahu panjang (long boat) sama mesin ketinting milik warga juga rusak, dengan taksiran kerugian Rp50 juta. Enggak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. (Ant)