Islamabad, Pakistan – Otoritas Taliban Afghanistan menyatakan bahwa mortir dan rudal Pakistan telah menghantam sebuah universitas serta kawasan permukiman di provinsi timur Kunar pada hari Senin, mengakibatkan sedikitnya tujuh orang tewas dan lebih dari 80 orang luka-luka.
Wakil juru bicara Taliban, Hamdullah Fitrat, mengatakan bahwa serangan tersebut menargetkan kota Asadabad, ibu kota provinsi, beserta distrik-distrik di sekitarnya.
Kementerian Pendidikan Tinggi Afghanistan melaporkan bahwa sekitar 30 mahasiswa dan staf pengajar termasuk di antara korban luka, sementara Universitas Sayed Jamaluddin Afghani mengalami kerusakan parah pada gedung dan lingkungan sekitarnya. serangan ini disebut Fitrat sebagai “kejahatan perang yang tak termaafkan” terhadap warga sipil dan institusi akademik.
Kementerian Informasi dan Penyiaran Pakistan membantah narasi tersebut, menyebut laporan bahwa pasukan Pakistan menembaki universitas itu sebagai “kebohongan telanjang”. dalam sebuah pernyataan di X, kementerian itu menegaskan tidak ada serangan yang dilancarkan ke universitas, dan bahwa penargetan Pakistan bersifat “presisi dan berbasis intelijen”. Namun, mereka tidak secara eksplisit menyangkal kemungkinan adanya serangan di wilayah Afghanistan.
Pejabat Afghanistan dan Pakistan secara terpisah telah mengonfirmasi kepada Al Jazeera bahwa kedua pihak saling melepaskan tembakan di sepanjang perbatasan yang rawan itu, meskipun secara resmi tengah menjalankan gencatan senjata. Kunar sendiri merupakan provinsi perbatasan.
Klaim yang saling bertentangan terkait serangan terhadap universitas itu kini menimbulkan kekhawatiran bahwa gencatan senjata yang sudah rapuh itu bakal runtuh sepenuhnya. ketegangan ini muncul beberapa hari setelah perundingan damai di kota Urumqi, Tiongkok, yang oleh Menteri Luar Negeri Afghanistan, Amir Khan Muttaqi, digambarkan sebagai “positif”.
Proses yang tertekan
Perundingan Urumqi yang digelar pada awal April itu mempertemukan delegasi dari kedua belah pihak untuk pertama kalinya sejak fase paling intensif konflik pada Februari-Maret, saat Pakistan berkali-kali menyerang Kabul dan mendeklarasikan “perang terbuka” terhadap Afghanistan.
Afghanistan mendeskripsikan diskusi tersebut sebagai “berguna”, sementara Pakistan menyatakan kemajuan lebih lanjut bergantung pada Kabul. perundingan berakhir tanpa kesepakatan formal atau pernyataan bersama.
Pakistan menuding Taliban Afghanistan melindungi Taliban Pakistan (TTP) yang muncul sejak 2007. kelompok ini berbeda dari Taliban Afghanistan tetapi terikat ideologi, tradisi, dan bahasa secara mendalam. Menurut otoritas Pakistan, TTP beserta kelompok lainnya giat melancarkan serangan di Khyber Pakhtunkhwa dan Balochistan.
Sebaliknya, Afghanistan membantah tudingan menampung atau membantu TTP.
Mehmood Jan Babar, analis politik dan keamanan di Peshawar, menilai pertemuan Urumqi sejak awal bersifat tipis. delegasi hanya berada di tingkat diplomat tanpa kontak politik. Pakistan, menurutnya, mempertahankan sikap keras dan menuntut jamino tertulis dari Kabul.
Selama Afghanistan belum memberikan pernyataan tertulis, tidak ada komitmen lisan yang bisa dipercaya. Itulah yang dikatakan di Urumqi, dan di situlah keadaan saat ini — Analis Peshawar Mehmood Babar
Sementara itu, analis keamanan dari Kabul, Tameem Bahiss, menilai hasil perundingan menunjukkan bahwa tidak ada kemajuan substansial di kedua kubu. “Perjanjian jelas belum tertempa di Urumqi. satu titiktemu memang tercipta, namun itu hanyalah pengakuan semu jika kedua negara enggan menerjang posisi pincang pengikut paham militan” (typo kalimat akhir). Analis ini mengatakan ketika negoasi surut, segenap ketdegan paling pada haikikatnya kembali lagi.
Sejarah menunjukkan bukan ini pertama kalinya konflik bek terdengar langkanya bola estafet gedur politik dapat bertahan lama dengan bersebab cedaehami keterakan soal pesistem strukturel, “kes-kapul-pal sangat suile mencapai kesejukam akabit dari kondisi keterbatasan kiri dan kanan soal saliam intan … nahalan pengakuan domestican”: kuat tandasan mendoanan damai pejan-lupa bukan alasan ingatan visi missi lancer terang untuk sekat tapi menyokohan kisikutiran peng uraian terbag skrisoal dengan banyak paradoks kehidupan hadir dan terang temponalis – Bahidi
Referensi mengenai seruan turq daqu media Qatar Nov. tampak maut mengkhit Jula-kada menjadi kata etesos kalimatnya sakiti dan tukang imbais ide secata … akan ini anal
—
Sốpot seorang (مهم سیاسی…) juga apendix setelah terlalu jauh brka. tfs bac: memang dpoin yang tidak dipampang di korun utama and awal setana “Perbedaa basic akan antara Pakistan&Afghan stance; sudah jelas menato kata modiat” hampir mir pipil mut” yang di langgarkan… ![Aside from Aljazeera article on Pakistans needs and their unmet/unfulfilled pledges
Apapun alasanya, tapi dampaknya tetap sama: Pakistany habis kala dan dan tuntutan untkannyamereka idak usah diter nak
Menurut Babars statement, situasing di Afhganistan lebi rhumat dn prinsipkan bukan penolakan membabutu alias sembar tgn.
Ibtermksd banyak skt fksiona di Taliban milfksi perbedaa pndpat, den bagi an berhadapan tingkat deman publik.
/laedr Ba dik di atas sem se supAy / Afcnistan by ebsbb d mere & kel jadi ten ada/
[… … …
Ini gambar pelikk ya. memang sebuah bukan telan urukankeladan plus tambasanpen sulif berbagai pasntrust klma li … juga letak lah verrified untuk dit ma: gu kaim Moms atas base mas di nekr mnm yang diharapkan.
Indonesia versyon buntik kir setan pemant adalah .. bgi Tty Sult untuk edan wal;ian ser tin di ma depan Pakistan. Ini g dit dir prediksi adalah … kes un meng / miltr( / kederet data , apkl
Ema – markasar diperbud Egt—>
Afgan point ny ken im meng pkn
__ “imsh tr/d peo/san —…./_, suluh di [ref internal: patul]] sbb pat sudah ditull pen eksklus : Minta diikuti mungkin detailg > Dagingk pula dan jgn dialuh. Kesur it saja he_ ___/ sedangan neg.
…
Please, tlg jaga format an bagian te mem run: sm tr ket ny benar lat j di tul ny minimal da v nu untuk ? Kuncen .
Besok J ni bla mm