Home Depot, Inc. (NYSE: HD) adalah salah satu saham yang dibahas di panggilan saham terbaru Jim Cramer. Waktu itu dia bilang ke investor harus seimbangin portofolio antara saham panas dan saham dingin.
Pas ada yang nanya soal saham ini, Cramer bilang: “Waktu aku ngerjain Home Depot buat Trust, Home Depot itu template, oke? Itu contoh, itu analog. Home Depot adalah yang lo beli waktu ada penurunan suku bunga. Ini saham udah terkenal… Ini saham yang harus lo punya pas suku bunga turun. Lu gak beli Intel pas suku bunga turun, meskipun lo harus beli Intel. Gak nyangka aku udah ngomong bagus-bagus tentang Intel. Aku gak pernah suruh orang, langsung aja beli Intel.”
Gambar oleh Sergei Tokmakov Terms.Law dari Pixabay.
Home Depot, Inc. (NYSE: HD) adalah toko perlengkapan rumah yang jual alat-alat, bahan bangunan, dan dekorasi. Perusahaanya juga nyediain jasa pemasangan dan sewa alat. Carillon Tower Advisers bilang ini tentang Home Depot di surat investor kuartal keempat (okalah) 2025:
“Harga saham Home Depot turun langgan retail setelah ngelaporin penjualan toko yang lebih lemah dari yang diperkirakan. Meskipun cuaca jelek naikin hasil di kuartal sebelumnya, permintaan tambahan yang diharapkan gak dateng terus ada”.
Meskipun kita tahu potensi HD, kita yakin beberapa saham AI punya potensial lebih besar dan risiko nyelip lebih kecil. Kalau tencari saham AI yang sulit banget dihargai rendah sekaligus bakal untung gen tim kebijakan tarif Trump, lihat report HR best short-term AI stock.
BACA LANJUT: 33 Stocks That Should Double in 3 Years dan 15 Stocks That Will Make You Rich in 10 Years
Pengicuman: Gak ada jaminan. Follow Insider Monkey di Google News.