Pemerintah Indonesia mendorong jamaah haji yang sudah tiba di Madinah, Arab Saudi, untuk menjaga stamina, minum air yang cukup, dan waspada dengan cuaca yang diperkirakan mencapai 34 derajat Celcius dengan kelembapan sekitar 25 persen.
“Kami menghimbau jamaah untuk menjaga stamina, perbanyak minum air, dan mengikuti instruksi dari petugas. Cuacanya cukup panas, jadi penting untuk menjaga kondisi,” ujar Juru Bicara Kementerian Haji, Ichsan Marsha, di Jakarta pada Jumat.
Memasuki hari keempat, sebanyak 15.349 orang dari 40 kelompok terbang sudah berangkat ke Tanah Suci. Dari jumlah itu, 9.884 orang dari 25 kelompok sudah sampe di Madinah.
Diantara mereka, 93 orang mendapat perawatan jalan, dua orang dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), dan satu orang dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS).
“Kami sangat serius memperhatikan aspek kesehatan. Setiap laporan yang masuk jadi dasar untuk memperkuat pelayanan, biar jamaah bisa beribadah haji dengan aman dan nyaman,” tambahnya.
Kementerian juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya jamaah haji dari Kelompok SOC-3, Rodiyah (68), dikarenakan serangan jantung.
Pihaknya memastikan bahwa hak-hak beliau dipenuhi, termasuk dalam pelaksanaan ibadah haji.
Kementerian menekankan kepada petugas embarkasi Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) untuk meminimalisir kegiatan serimoni selama keberangkatan karena bisa berdampak pada kesehatan jamaah.
Pemerintah juga kembali menegaskan komitmennya untuk memberkan layanan haji yang ramah terhadap lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan, sebagai bentuk dukungan negara dalam penyelenggaraan haji.
Berita terkait: Layanan fast track jalur Makkah mudahkan keberangkatan haji: Pemerintah RI
Berita terkait: Pemerintah pastikan dukung penuh jamaah haji: Sekretaris Kabinet
Berita terkait: Danantara tunggu hasil tender tanah Haji Village