Setiap Musyawarah Nasional di Golkar Senantiasa Melahirkan Ketua Umum Baru

"

loading…

Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia setelah menghadiri Refleksi Paskah Nasional Partai Golkar di Tennis Indoor, Senayan, Jakarta, Jumat (24/4/2026). Foto/Felldy Utama

**JAKARTA** – Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, ngasih tanggapan soal usulan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mau batasin jabatan ketua umum partai politik cuma dua periode aja. Menurut dia, di Partai Golkar sendiri, setiap ada musyawarah nasional (munas) pasti langsung ganti ketum.

Bahlil bilang, setiap partai politik punya cara yang beda-beda dalam milih orang nomor satu di partainya, termasuk di Golkar.

“Kalo di Partai Golkar itu aja bukan dua priode, setiap munas pasti ada ketua umum yang baru,” kata Bahlil usai acara Refleksi Paskah Nasional Partai Golkar di Tennis Indoor, Senayan, Jakarta, Jumat (24/4/2026).

**Baca Juga:** KPK Usulkan Masa Jabatan Ketum Parpol Hanya 2 Periode

Lanjutnya, Bahlil tegesin kalo Partai Golkar santai aja nanggepin usulan dari KPK itu. Soalnya, Partai Golkar emang partai yang demokratis.

“Kita kalo ditentuin dua periode aja, malah mungkin kaga sampai dua di Golkar bos, satu periode kali. Iya kan? Satu to? Kalo dua itu nasib. Tapi kalo ada prestasi mestinya sih bisa lebih dari itu juga , wallahualam,” jelasnya.

“Jadi buat kami sebagai Golkar, ya demokrasinya kami di Golkar bukan yang ala-ala kayak partai laen, ya. Kita open kok, semuanya terbuka,” ujar Bahlil menambukan.”

MEMBACA  4 Khasiat Semangka, Efektif untuk Mengatasi Nyeri Otot

Tinggalkan komentar