Mereka Ingin Bergabung dengan Raya. Bertahun-tahun dalam Daftar Tunggu

Ada penderitaan tersendiri saat terjebak dalam limbo, keadaan yang jungkir-balik di antara suatu kepastian, di mana waktu seakan melar tanpa batas.

Hari ini, pengalaman semacam ini dirasa betul oleh mereka yang memburu Raya, aplikasi kencan khusus anggota. Punya akun Raya perlu undangan dari member yang sudah lebih dulu aktif; parahnya, begitu sudah mendaftar pun kamu tetap gak bisa login sampai aplikasimu disetujui. Proses ini bikin antrean super padat bak seleksi masuk klub malam mereka yang *it*—mulus leyot tanpa halangan, sisanya sih nunggu numpuk. Di balik “tali beledu” maya itu, kini menyimaklah ada sekitar 2,5 juta pengguna yang ngebet ikut Raya—banyak dari mereka udah terkotak-kotak dan rendam di limbo selama bertahun-tahun.

“Aplikasi terjebak roh di api penyucian,” ujar kepada WIRED, Gabriela Mark, 23 tahun, mahasiswi hukum sekta model di San Diego. “Rasanya dech ini ga akan lolos.”

Mark sudah relate di daftar nunggu selame 11 tahun. “Gue pusing dan ga tahan harus tahu kenapa stuck di daftar ini.” Tahun 2021 dia mulai super jengkel akhirnya surat mulai berbuntut daring gitu ke Raya . Dengan nyeleneh pisaun dia tulis propos kemungkinan lebih kece karena baik dari pusat balas bilang “so mendarat pada sangkar cadel ? ) atau lelekan pribadi yang kalian perbuat bercandayaan sudah memualkan sekali.

MEMBACA  Ghea Indrawari Membahas Tentang Jodoh, Menghibur Penggemar dengan Berdamai

Tinggalkan komentar