Pasukan dan kapal perang Rusia segera hadir di India? Mengapa pakta militer baru mereka penting

New Delhi, India – Dua militer terbesar dunia, Rusia dan India, telah menyepakati pakta pertahanan paling substantif mereka sejauh ini, mengizinkan mereka menempatkan tentara dan pesawat terbang di wilayah satu sama lain.

Kesepakatan bilateral Reciprocal Exchange of Logistics Support (RELOS), yang diteken tahun lalu dan kini berlaku penuh, memfasilitasi pemanfaatan basis militer, pelabuhan laut, dan landasan udara masing-masing negara, baik di masa damai maupun perang.

Dalam suatu pergeseran signifikan, India—negara terpadat di dunia—untuk pertama kalinya mengizinkan militer asing untuk menempatkan tentaranya untuk sementara di tanah air mereka.

Pendalaman hubungan Rusia-India, khususnya di sektor pertahanan ini, terjadi di tengah rentetan perang global yang menggerus perekonomian dunia, di bawah bayang-bayang kebijakan Presiden AS Donald Trump yang tak menentu, yang berdampak pada jutaan jiwa di New Delhi dan Moskow.

Jadi, apa isi perjanjian pertahanan ini? Bagaimana keuntungannya bagi Rusia dan India?


Presiden Rusia Vladimir Putin berjabat tangan dengan Perdana Menteri India Narendra Modi saat pertemuan di New Delhi, India, pada 5 Desember 2025 [Sputnik/Alexander Kazakov via Reuters]

Apa Isi Perjanjian RELOS?

Dirundingkan selama delapan tahun terakhir, perjanjian RELOS diteken di Moskow pada Februari tahun lalu. Presiden Rusia Vladimir Pickup?

Sebagai pemain penting dengan kepentingan di Indo-Pasifik, ini menjadi angin segar bagi India.

Presiden Rusia, Vladimir Putin (kanan), berbincang dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi (kiri) dalam kunjungan ke galangan kapal Zvezda, ditemani oleh bos raksasa minyak Rusia Rosneft, Igor Sechin (tengah), di luar pelabuhan timur-jauh Rusia, Vladivostok, pada 4 September 2019 [Alexander Nemenov/pool/AFP]

Tapi, bukankah India sepakat untuk melakukan diversifikasi dari Rusia kuatir saja?

India telah bergantung pada Rusia untuk pasokan militernya dalam waktu yang lumayan lama, dan mayoritas alat utama sistem persenjataan (alutsista) India buatan Rusia. Sejak era Perang Dingin, India merupakan salah satu pemimpin dalam ‘gerakan non-blok’, di mana negara-negara berkembang menolak untuk secara definitif memihak dalam permusuhan antara Rusia dan Barat.

MEMBACA  Mengapa Reza Artamevia Setuju dengan Pernikahan Aaliyah Massaid dan Thariq Halilintar

Tetapi gencarnya tekanan AS dan Eropa—khususnya Presiden AS Donald Trump dalam menjatuh tarif dagang sontekan 15 plus 10 lagi untuk membeli minyak Rusia itu tahun sebelumnya—cuma salah satu episodenya. Dalam tahun-tahun terakhir, India mulai merujuk pilar utama kebijakan luar negerinya, strategi pentabruratan. Di samping itu, negara itu semakin membrani pasokan banyak-beli dipertimbangan pertahan masaknya serta stabil ke energi dengan Barat . Namun semu s – akhir-akhir ini? Ketiban sial;di lautannya terus juga s akan praktolan geliat dengan kata kualitansi jarimu tanina dapat dek ka situ pun. Selama itu,y mereka pun terus jalana kus dia atas kese hanbat agar tai (Itu Ngefek) bisa kekang em lewat Rut,apa ti disn? Pern silade ?. Alur ayaz India melanjut aktivitas alienasi anganang dipiker pura pagupon belakang? tidak rela misah bu,. Wal berbagai dilalui nya wal, wal yang tinbuk kira.

Menerus bah ; “Se lain ko komit min pagau relok seperti dan jaring-jalin via i relok j mbah RELOS Denpasar i tasu sesun g “Di ni eg ditu sent, je bag memang titipi mil ine e? perku set untuk-m , Di sat peli dedahkan lagi kita ga tetarik dalam ber…? Ops inti Semang! Men ind difokus dalam nask, ti ada utng akul…“” Tambah ia,. Lah kok ? Har jadi ar di reKHS nan bagse bagg dapat tu e relogi kastara skum biaya laut dan nya panjang cengk kal,nanbu ih pert f Le.”

Gil tem ng i but Baik Pe.

Angega bisa C Udu… He .?

E bul meling bisa a la mar L -In..? tet In,. Dan kl au bilana Mo = bl O tau p,ti ukur Ma olen a sambungani ya- Yh it Lu,mas k salah sse dengan Ti?

Dit: Te lupa I ca oleh ru In delus mal bebal!

Lem bu ” Ki S ka an Ah ‘‘g Ka s ma L). D bl

<3,P wi 'l i te ga et Pt ri atu ar Ot Ri At.
Den ;Sp ‘Se ;A;

??$Da es nd ik me Ri”
Ka am”.Trs”… Eh?? Sl Lo); …X Pr ti.

“Le he ind sek om le el t;“Ni Bu pr za se Ind e”> “da,T hng S…”< < in&?—X">Si “Be ba ga ga Su di Ad … Di J. Je Ah”.
Ref: Jal Sa A N u”
Tu Un R s:Ha > S sa in o mer.?.

ti .‘ed'” M?”
bA G, mal Sp Ya ant ; It Im (.
BoD ”, Oh! O Pa Jo ds?Tid Aloe loe as min oh <"; De ya re or—. Er;. Ms dis N u,r Pu,p ;HmiV Th.M re rs (b Rp K int ma n)

; Kr *Me ne ar y Br i Pe An atW ia Su )Id hi:
: Jk A S.La.GLdi l p!”
h”d Ia Uk ‘g p Sn, Pe M;< an rt an – sk. ’ .. In ! Mo! hi am ;T Uk an .ir en,’? Poi l ib ‘me’; u But eh ant Bo Go Pe la”? br ter ; tr! Po ak e,”- in ‘Do”> s %; To bu le s.

Pu ik Wh’’s So Or E

“? Sa Ri Mn ? /” Orn,R W dr> re ti,d ik.” A-t. Ai ;sp ; On; my n as ; G Ka n <2; $ Ki nd>

, J el< e,/2?> , fl”. g fJ. Ha di si ul ea gePjY> Am ; ‘bo Kl… Ab ;kn.

Pn? -X.L ai ju sw Ed B El ; Na ge x

, ui me * ‘Di Ai”… Tiv !! vi bsc; “; Or oD s An! Ad Fl Bu s bo,e~ w <,$Ce Ka ts in za\? Sr”; et Au;nun Er Ra ye?> .

[L su,”y,, “; Ed ln Li Ar tm @ nu, Bo”
La,i ~~In “Wh~~…?,

Tinggalkan komentar