Merck Akan Bermitra dengan Google Cloud dalam Inisiatif AI

Oleh Michael Erman

NEW YORK, 22 April (Reuters) – Perusahaan obat Merck & Co bilang pada hari Rabu mereka akan bekerja sama dengan Google Cloud untuk ningkatin kemampuaan kecerdasan buatan mereka, investasi hingga $1 miliar sama Google selama beberapa tahun untuk danai infrastruktur AI, insinyur, dan lisensi platform Gemini Enterprise punya perusahaan teknologi itu.

Kerja sama ini, diumumkan di konferensi Google Cloud Next di Las Vegas, nerusin proyek yang udah jalan antara kedua perusahaan dan termasuk insinyur Google Cloud yang kerja bareng tim Merck, kata eksekutif dari kedua perusahaan.

“Saya dengan mudah lihat kita investasi miliaran selama beberapa tahun ke depan dalam hal ini, dalam kemampuaan itu,” kata Dave Williams, kepala informasi dan digital officer Merck, dalam satu wawancara. “Kami tidak cuma beli token. Ini bener-bener alat yang ditawarin Google Cloud,” katanya, termasuk Gemini Enterprise dan insinyur perusahaan itu.

Williams bilang perusahaan-perusahaan belum menentukan waktu spesifik untuk kerja sama ini, tapi dia perkira ini bakal jadi kemitraan setidaknya selama satu dekade.

Perusahaan-perusahaan bilang kerja sama ini bakal dipake untuk nerapin AI di penelitian obat Merck, kerja regulasi, produksi, dan operasi komersial.

Kedua perusahaan nganggep kolaborasi ini sebagai cara untuk percepat pengembangan obat.

“Kami selalu bilang kami mau AI punya peran positif di masyarakat. Salah satu caranya adalah bantu orang nemuin obat buat penyakit,” kata Thomas Kurian, CEO Google Cloud, dalam wawancara yang sama. “Mereka punya pengetahuan bidang itu. Kami bawa alat AI dan platform serta kemampuan siber untuk bantu mereka buat menggunakan alat ini.”

Merck rencananya make AI di seluruh proses pengembagan obat, kata Williams, termasuk jalani simulasi komputer dari eksperimen laboratorium dan percepat proses regulasi. Merck udah pake AI buat bantu siapin bagian laporan studi klinis selama sekitar dua tahun dengan hasil yang lumayan, katanya, dan sekarang rencananya dia mau perluas pendekatan itu.

MEMBACA  Penawaran smartwatch terbaik: Dapatkan Samsung Galaxy Watch 6 Classic dengan diskon di bawah $120

“Kami rasa ada peluang besar di sana, dan itu tantangan informasi yang besar,” katanya.

Williams nambahin Merck udah pake teknologi Google buat kurangi setengah waktu dan biaya ngumpulin dokumen yang diperlukan di banyak negara buat dapet ganti rugi untuk obat-obat baru.

“Ini bukan percobaan,” kata Williams. “Kami udah kirim dokumen di pasar-pasar pake kemampuaan baru ini, dan sekarang kami ngembangin secara global.”

Google Cloud adalah unit dari Alphabet Inc.

(Dilaporkan oleh Michael Erman; Disunting oleh Paul Simao)

Tinggalkan komentar