Masa pensiun yang nyaman mulai terasa sulit dicapai bagi banyak warga kelas menengah Amerika. Penelitian baru dari CNO Financial Group menemukan bahwa hampir 1 dari 3 warga Amerika berpendapatan menengah usia 50 hingga 85 tahun merasa kurang yakin dengan rencana pensiun mereka dibandingkan setahun yang lalu.
Perlu Diperhatikan: 6 Tanda Kunci Anda Akan Kehabisan Dana Pensiun Terlalu Dini
Baca Selanjutnya: 7 Cara Cerdas Pensiunan Menghasilkan Hingga $1K per Bulan Dari Rumah
Rasa tidak nyaman yang meningkat itu mencerminkan tekanan keuangan yang datang dari berbagai arah, menurut Scott Goldberg, presiden divisi konsumen di CNO Financial Group.
“Warga Amerika berpendapatan menengah menghadapi tekanan ekonomi yang terus-menerus didorong oleh kenaikan biaya, gejolak pasar, dan keraguan tentang masa depan program pemerintah yang penting,” katanya. “Faktor-faktor ini mengubah harapan dan membuat banyak orang merasa kurang siap untuk pensiun.”
Berikut pandangan lebih dekat pada faktor-faktor utama yang menurunkan kepercayaan diri pensiun di kalangan warga Amerika di atas 50 tahun.
Kekhawatiran tentang kemampuan bayar sehari-hari sangat membebani orang yang mendekati pensiun. Survei menemukan bahwa 41% warga Amerika berpendapatan menengah usia 50 hingga 85 tahun ragu mereka akan punya cukup uang untuk hidup nyaman selama pensiun, termasuk hampir setengah (49%) dari mereka yang belum pensiun.
“Kenaikan pengeluaran sehari-hari dan biaya kesehatan memaksa banyak orang menilai ulang seperti apa pensiun yang realistis, terutama karena orang hidup lebih lama dan mungkin menghabiskan waktu puluhan tahun dalam masa pensiun,” kata Goldberg. “Wajar jika banyak warga Amerika berpendapatan menengah bertanya-tanya apakah tabungan mereka akan cukup.”
Meski kekhawatiran itu meluas, Goldberg mencatat bahwa perencanaan proaktif dapat membantu mengatasi biaya yang lebih tinggi seiring waktu. Membangun strategi pensiun yang memperhitungkan umur panjang, pengeluaran kesehatan, dan fleksibilitas belanja dapat mengurangi risiko menghabiskan tabungan terlalu cepat.
Pertahankan Bulan Literasi Keuangan — pelajari cara aplikasi MoneyLion membantu Anda melacak, mengelola, dan memindahkan uang Anda di satu tempat
Inflasi tetap menjadi perhatian utama pensiun bagi warga Amerika berpendapatan menengah di atas 50 tahun, dengan 27% menyebutnya sebagai kekhawatiran utama mereka.
“Inflasi langsung memengaruhi daya beli, dan warga Amerika berpendapatan menengah cenderung paling merasakannya,” kata Goldberg. “Bahkan saat inflasi mereda, efeknya tetap ada. Ini membuat orang khawatir tentang bagaimana inflasi di masa depan dapat membatasi jangkauan tabungan pensiun mereka.”
Merencanakan untuk inflasi sangat penting, terutama bagi mereka yang mungkin mengandalkan pendapatan tetap selama beberapa dekade. Strategi pensiun yang terdiversifikasi yang menyeimbangkan pertumbuhan, perlindungan, dan pendapatan yang andal dapat membantu mengurangi risiko. Langkah-langkah praktis juga dapat memperkuat keamanan masa pensiun, seperti menunda mengambil Social Security atau bekerja paruh waktu jika mungkin untuk menghindari mengambil tabungan terlalu dini.
Social Security memainkan peran sentral dalam pendapatan pensiun bagi jutaan warga Amerika, itulah mengapa kekhawatiran tentang pemotongan manfaat potensial meningkatkan kecemasan. Survei menemukan bahwa 18% warga Amerika berpendapatan menengah di atas usia 50 tahun mengidentifikasi kemungkinan pengurangan Social Security sebagai perhatian pensiun utama mereka.
“Ketika orang mulai khawatir bahwa manfaat bisa dikurangi, itu menimbulkan kekhawatiran lebih luas tentang keamanan finansial dan kesiapan pensiun mereka,” kata Goldberg.
Dia menekankan pentingnya membangun rencana pendapatan pensiun yang tidak hanya bergantung pada Social Security. Pengeluaran yang disiplin serta mendiversifikasi portofolio dan aliran pendapatan dapat membantu para pensiunan tetap lebih tangguh jika manfaat pemerintah berubah di masa depan.
Mungkin statistik paling mengkhawatirkan yang ditemukan survei adalah bahwa 15% warga Amerika berpendapatan menengah di atas usia 50 tahun tidak percaya mereka akan pernah bisa membiayai masa pensiun.
“Warga Amerika berpendapatan menengah dapat dimengerti khawatir tentang kemampuan mereka untuk pensiun, terutama di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi,” kata Goldberg. “Namun, tidak pernah terlambat untuk mengambil langkah-langkah mengamankan masa depan finansial kamu, seperti memanfaatkan produk berharga seperti anuitas dan asuransi perawatan jangka panjang, menambah kontribusi pensiun, dan mengambil keuntungan dari ketentuan ‘catch-up’.”
Dengan perencanaan yang matang dan dukungan profesional, banyak dari risiko ini dapat diatasi untuk memperkuat kepercayaan diri menuju pensiun.
Lainnya Dari GOBankingRates
Artikel ini awalnya muncul di GOBankingRates.com: Kepercayaan Diri untuk Pensiun Menurun bagi Warga Kelas Menengah Amerika Di Atas 50 Tahun: Inilah Penyebabnya