Selasa, 21 April 2026 – 12:17 WIB
Mimika, VIVA – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyoroti kurangnya penerangan di salah satu ruang kelas saat meninjau Sentra Pendidikan di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Gibran mengunjungi SD Negeri, SMP Negeri, dan SMA Negeri 5 Sentra Pendidikan, serta berinteraksi langsung dengan para siswa dan guru.
"Gelap sekali ruangan kelasnya. Listriknya mati, Pak Guru?" tanya Gibran saat memasuki satu kelas yang sedang belajar matematika.
Sambil melihat langit-langit, ia menyadari hanya ada satu lampu yg berfungsi, sehingga ruangan tetap kurang cahaya meski jendela terbuka.
Dalam kunjungannya, Wapres juga melihat fasilitas kelas lain, termasuk laboratorium IPA dan lab komputer.
Saat di lab komputer, Gibran menanyakan materi pembelajaran untuk siswa kelas 10, khususnya tentang rumus-rumus di Microsoft Excel.
"Belum diajarkan materi rumus ya? Masih input manual, tidak pakai rumus? Kapan diajarkannya?" tanya Gibran.
"Akan diajarkan di kelas 11, Pak," jawab Nurhayati, guru informatika yang telah mengajar selama 1 tahun 4 bulan di sekolah itu.
Total ada 1.031 siswa yang bersekolah di Sentra Pendidikan Mimika, terdiri dari 205 siswa SD, 285 siswa SMP, dan 541 siswa SMA.
Selain kelas, Gibran juga meninjau asrama tempat para siswa tinggal.
Saat masuk lorong asrama, ia kembali menyoroti pencahayaan yang minim di bangunan tersebut.
"Maintenance-nya agak kurang ya," kata Gibran sebelum meninggalkan ruang asrama.
Kepala SMP Negeri Sentra Pendidikan, Anton Rante, menjelaskan bahwa asrama disediakan untuk siswa dari daerah terpencil agar akses pendidikan mereka tetap terjaga.
"Yang kami prioritaskan adalah anak-anak dari daerah jauh seperti pesisir atau kampung yang tidak punya keluarga di kota, jadi mereka bisa tinggal di asrama," ujarnya.
Ia menegaskan semua kebutuhan siswa seperti sekolah, asrama, seragam, dan makan telah dibiayai pemerintah.
Salah satu siswa SMP, Nikolausma Payau, mengaku mendapat pengalaman positif selama tinggal di asrama.
"Saya di asrama sangat merasa nyaman, dan di sana kami juga dibimbing seperti oleh orang tua sendiri," katanya.
Ia berharap kunjungan Wapres ini dapat memberi motivasi bagi para siswa untuk terus semangat belajar.