Sekitar 1.000 aktivis kesejahteraan hewan yang coba masuk ke fasilitas peternakan dan penelitian anjing beagle di Wisconsin pada hari Sabtu dihalau polisi. Polisi menembakkan peluru karet dan semprotan merica ke kerumunan dan menangkap pemimpin kelompok itu.
Ini adalah percobaan kedua dalam dua bulan terakhir oleh para demonstran untuk mengambil anjing beagle dari fasilitas Ridglan Farms di Blue Mounds, sebuah kota kecil sekitar 40 kilometer di barat daya ibu kota, Madison.
Sheriff Dane County, Kalvin Barrett, berkata dalam pernyataan video bahwa 300 sampai 400 demonstran “mencoba masuk ke properti dengan kekerasan” dan menyerang petugas. Dia bilang para demonstran mengabaikan area yang ditentukan untuk protes damai dan memblokir jalan untuk mencegah kendaraan darurat masuk.
“Ini bukan protes damai,” kata Barrett.
Departemen sheriff menyatakan sejumlah “signifikan” orang ditangkap dari sekitar 1.000 demonstran di lokasi, tapi tidak memberikan jumlah pastinya karena masih diproses hingga sore hari.
Para demonstran mencoba mengatasi barikade yang termasuk parit berisi kotoran hewan, bal jerami, dan pagar kawat berduri. Beberapa demonstran berhasil melewati pagar tapi tidak bisa masuk ke fasilitas, tempat sekitar 2.000 beagle disimpan, menurut laporan Wisconsin State Journal.
“Saya hanya merasa kalah,” kata aktivis Julie Vrzeski kepada koran tersebut setelah sekitar tiga jam operasi dan tidak ada anjing yang berhasil disita.
Aktivis kemudian berpindah dari fasilitas Ridglan untuk berprotes di depan penjara di pusat kota Madison.
Kelompok Coalition to Save the Ridglan Dogs telah mengumumkan rencana untuk menyita anjing-anjing itu pada hari Minggu, tapi meluncurkan operasinya sehari lebih awal. Akun X pemimpin kelompok, Wayne Hsiung, memposting foto dirinya sedang ditangkap.
Departemen sheriff menyatakan seorang yang “dengan sembrono” mengendarai pikap melalui gerbang depan properti ditangkap, “mencegah hasil yang berpotensi mematikan.”
Para demonstran menerobos masuk ke fasilitas itu pada bulan Maret dan mengambil 30 anjing. Dua puluh tujuh orang ditangkap dengan tuduhan memasuki tanpa izin dan tuduhan lainnya.
Ridglan menyangkal menganiaya hewan tetapi setuju pada bulan Oktober untuk menyerahkan lisensi peternakan negara mereka per 1 Juli sebagai bagian dari kesepakatan untuk menghindari penuntutan atas tuduhan penganiayaan hewan.
Di situs webnya, mereka mengatakan “tidak ada bukti kredibel tentang penyiksaan, kekejaman, perlakuan buruk atau kelalaian di Ridglan Farms yang pernah disajikan atau dibuktikan.”