Merek sepatu Allbirds, yang menutup toko fisiknya awal tahun ini, sekarang berubah arah ke bidang kecerdasan buatan. Perubahan ini membuat harga sahamnya melonjak.
Pada Rabu, 15 April, Allbirds, Inc. mengumumkan mereka akan berhenti dari bisnis sepatu dan beralih ke “infrastruktur komputasi AI.” Perusahaan itu berencana mengganti namanya menjadi NewBird AI.
Pengumuman ini muncul setelah Allbirds setuju untuk menjual merek dan aset sepatunya ke American Exchange Group di bulan Maret. Grup itu memiliki merek-merek seperti Born Concept dan Ed Hardy. Sebelumnya di Januari, Allbirds juga mengatakan akan menutup semua toko dengan harga penuh di AS pada akhir Februari, dan fokus pada penjualan online.
Setelah pengumuman tanggal 15 April, saham Allbirds meroket lebih dari 600%. Saham yang sebelumnya di bawah $3 per lembar, memuncak hampir $22.
Untuk mendukung perubahan ini, Allbirds mendapat pinjaman senilai $50 juta yang bisa diubah menjadi saham. Pinjaman ini akan digunakan dulu untuk membeli aset GPU berkinerja tinggi, yang akan dipakai untuk melayani pelanggan yang butuh akses ke kapasitas komputasi AI. Intinya, NewBird AI akan membantu menyediakan struktur untuk penggunaan kecerdasan buatan.
Ke depannya, perusahaan berharap bisa mengembangkan platform *neocloud*, yaitu perangkat lunak komputasi khusus untuk AI kinerja tinggi.
Perubahan dari sepatu ke AI ini masih perlu persetujuan para pemegang saham, yang akan dibahas dalam rapat pertengahan Mei.
Allbirds menyatakan pinjaman $50 juta itu “akan memungkinkan perusahaan beralih ke bisnis infrastruktur komputasi AI.”
Artikel ini pertama kali muncul di USA TODAY: Allbirds umumkan perubahan besar dari sepatu ke AI; harga saham melambung.