Rabu, 15 April 2026 – 00:05 WIB
Jakarta, VIVA – Saham perusahaan dengan cadangan Bitcoin terbanyak didunia, Strategy (MSTR), tiba-tiba jadi sorotan pasar setelah mencapai volume transaksi harian hingga US$1,1 miliar atau sekitar Rp 18,84 triliun (estimasi kurs Rp 17.130 per dolar AS) pada Selasa, 14 April 2026.
Michael Saylor Serok 13.927 Bitcoin, Strategy Gelontorkan Dana Rp17 Triliun
Kenaikan volume ini terjadi tak lama setelah pemiliknya, Michael Saylor, membeli 13.927 Bitcoin senilai sekitar US$1 miliar atau Rp 17,1 triliun. Transaksi ini membuat total Bitcoin yang dimiliki Strategy jadi 780.897 BTC.
Head of Digital Assets Research VanEck, Matthew Sigel, menilai lonjakan ini mungkin berhubungan langsung dengan aksi beli Bitcoin oleh Strategy. Momen ini makin menguatkan narasi bahwa instrumen STRC dipakai sebagai salah satu cara pendanaan untuk ekspansi Bitcoin yang agresif.
Bitcoin Cetak Rekor Tertinggi Tembus Rp1,28 Miliar, Harapan Damai AS-Iran Dorong Reli Kripto
Saylor memperkuat spekulasi ini dengan menyebut likuiditas dalam transaksi tersebut. Kombinasi likuiditas tinggi dan volatilitas rendah ini menunjukkan transaksi dilakukan dengan terukur, yang biasanya mencerminkan aktivitas investor institusi, bukan perorangan.
IHSG Terus Menguat, Reformasi Pasar Modal Dinilai Disambut Positif
“Likuiditas mencapai US$1,156 miliar. Volatilitas satu sen,” tulisnya dikutip dari Yahoo Finance pada Selasa, 14 April 2026.
Pelaku pasar memperkirakan aliran dana ke Bitcoin sekitar US$600 juta hingga US$700 juta. Beberapa proyeksi bahkan menyebut volume STRC bisa kembali tembus US$1 miliar dalam waktu dekat jika pola historis berlanjut.
“Bisa tembus lebih dari US$1 miliar besok,” kata Analis Pasar, Taiki Maeda.
Seiring membaiknya sentimen pasar kripto, arus dana ke aset digital disebut mulai naik setelah sebelumnya bearish. Kondisi ini membuka peluak akumulasi baru oleh investor besar, di mana Bitcoin baru saja menguji level yang lebih rendah.
Di sisi lain, lonjakan volume STRC juga menarik perhatian karena porsinya mendekati volume perdagangan saham utama MicroStrategy. Situasi ini jarang terjadi.
Manajemen perusahaan mengonfirmasi akumulasi lonjakan volume transaksi sebesar 46,5 persen. Aksi Saylor juga memicu lonjakan drastis volume transaksi saham freepen STRC senilai US$772,9 juta.
“Yang sedang terjadi dengan STRC/MSTR benar-benat bikin geleng-geleng kepala. STRC berada di 66 persen dari volume perdagangan harian MSTR,” tulis @AdamBLiv di akun X.