Pengakuan Pelatih Malaysia Usai Ditaklukkan Vietnam di Piala AFF U-17 2026

Senin, 13 April 2026 – 19:55 WIB

Timnas Malaysia U-17 harus menelan pil pahit di Piala AFF U-17 2026. Berhadapan dengan Vietnam di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Harimau Muda dipaksa menyerah dengan skor telak 0-4.

Pelatih Malaysia U-17, Muhammad Shukor bin Adan, mengakui bahwa timnya memang kalah kelas dari lawan. Tapi di balik kekalahan itu, ia melihat ada pelajaran penting yang bisa diambil oleh anak asuhnya.

“Seperti yang kita tahu, Vietnam adalah tim yang kuat. Saya menganggap Vietnam sebagai lawan yang memberikan pengalaman yang sangat bagus untuk para pemain kami,” kata Shukor.

Meski skornya besar, Shukor tidak mau menyalahkan pemainnya. Ia merasa faktor gugup menjadi salah satu penyebab timnya tidak bisa tampil maksimal, terutama di awal pertandingan.

“Saya tidak menyalahkan para pemain. Mungkin ada rasa gugup di pertandingan ini, namun setelah itu mereka mencoba memberikan yang terbaik sepanjang babak kedua.”

Bagi Shukor, ajang Piala AFF U-17 2026 ini bukan cuma soal hasil. Turnamen ini dijadikan ajang belajar untuk pemain muda Malaysia yang kebanyakan baru pertama kali merasakan level internasional.

“Meskipun pemain yang kami kirim kebanyakan baru pertama kali tampil di pertandingan internasional, ini jadi pengalaman berharga buat mereka untuk level selanjutnya.”

Namun, ia menegaskan bahwa kekalahan tidak boleh dibiarkan begitu saja. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan, termasuk menganalisis kesalahan melalui video.

“Jadi bagi saya, kekalahan tetaplah kekalahan. Kami harus mengecek kembali lewat analisis video tentang kesalahan apa yang kami perbuat, dan kami akan memperbaikinya untuk melawan Indonesia.”

Ujian berikutnya sudah menunggu. Malaysia akan menghadapi Indonesia pada Kamis (16/4) dalam laga yang diprediksi akan sama sengitnya.

MEMBACA  Petugas Polisi Tewas Usai Penembakan di Dekat Markas Pusat CDC AS

Shukor pun mulai mempersiapkan diri. Ia berencana menonton pertandingan Indonesia melawan Timor Leste sebagai bahan analisis untuk menyusun strategi yang lebih baik.

Tinggalkan komentar