Plastik Kian Mahal, Pramono Sarankan Beralih ke Bungkus Daun Pisang

Minggu, 12 April 2026 – 14:20 WIB

Jakarta, VIVA – Harga plastik di pasar saat ini masih terus naik. Dari sebelumnya sekitar Rp10.000 per bungkus, sekarang menjadi Rp15.000. Kenaikan ini disebabkan oleh perang antara Iran melawan Israel dan Amerika Serikat (AS).

Menanggapi hal ini, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa harga plastik di pasar bukan wewenang Pemerintah Provinsi (Pemprov).

“Jadi harga plastik ini memang naik, dan aturannya sebenarnya bukan di Pemerintah DKI Jakarta,” kata Pramono di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Minggu 12 April 2026.

Di sisi lain, dia berpendapat masyarakat harus bisa berinovasi menghadapi kenaikan harga plastik. Apalagi, pemakaian plastik sebaiknya dikurangi untuk lingkungan.

“Tetapi kita harus berinovasi karena kebutuhan plastik ini perlahan harus dikurangi, harus ada penggantinya,” jelasnya.

Menurut dia, masyarakat bisa kembali ke cara tradisional seperti memakai daun pisang untuk membungkus makanan.

“Kalau kondisinya tetap begini, pasti akan jadi beban. Makanya kadang kita harus kembali ke cara tradisional, pakai bungkusan daun pisang dan lain-lain,” ungkap Pramono.

tvOnenews/Syifa Aulia

Harga Plastik Melonjak, Industri Didorong Bangun Ketahanan Hadapi Tekanan Global
Kenaikan harga plastik di pasar belakangan ini menjadi sinyal kuat atas tekanan terhadap rantai pasok global bahan baku.
VIVA.co.id
11 April 2026

MEMBACA  Detik Mencekam Pesawat Tyson Fury Berbalik Arah ke Bandara Setelah Lepas Landas: Sangat Menakutkan!

Tinggalkan komentar