Prabowo Akan Temui Putin di Moskwa Bahas Geopolitik dan Isu Energi

Berita: Presiden Prabowo Akan Bertemu Putin di Moskow

Jakarta (ANTARA) – Presiden Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan berkunjung ke Moskow minggu ini untuk pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Kunjungan ini bertujuan untuk melayani kepentingan nasional.

Menteri Luar Negeri Sugiono menyebut kunjungan mendatang ini sebagai agenda strategis dan mengkonfirmasi rencananya untuk mendampingi presiden.

"Keberangkatan direncanakan minggu ini. Pertemuan ini bernilai strategis utama bagi bangsa Indonesia, karena beliau (Prabowo) akan bertemu dengan Presiden Putin," ujarnya kepada pers di Jakarta pada Sabtu, 11 April, tanpa merincikan tanggal penerbangannya.

Menteri menekankan bahwa pertemuan di Moskow akan membahas berbagai isu kepentingan bersama, termasuk dinamika geopolitik terkini.

Masalah terkait pasokan dan keamanan energi juga akan menjadi fokus utama dalam pertemuan antar kedua pemimpin tersebut.

Ini akan menjadi kunjungan ketiga Prabowo ke Rusia sejak menjabat, setelah kunjungan ke Saint Petersburg pada Juni 2025 dan ke Moskow bulan Desember lalu.

Sebagai presiden terpilih, dia juga telah diterima oleh Presiden Putin di ibu kota Rusia pada Juli 2024 untuk membahas stabilitas regional.

Dalam pertemuan tahun 2025, kedua pemerintah menyoroti peluang kerjasama dalam pengembangan energi baru dan terbarukan serta teknologi nuklir.

Presiden Putin sebelumnya telah menyatakan kesiapan Moskow untuk membantu Indonesia memanfaatkan potensi nuklir untuk tujuan damai.

Prabowo pertama kali mengisyaratkan kunjungan balasan ini dalam pidatonya di hadapan pejabat tinggi di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 8 April.

Presiden menyatakan bahwa dia akan segera melakukan perjalanan luar negeri lagi khususnya untuk mengamankan pasokan minyak yang stabil bagi Indonesia.

Dia menyampaikan rencana itu sambil menolak saran bahwa dia sering bepergian ke luar negeri untuk tujuan seremonial dalam pidatonya kepada para pejabat.

MEMBACA  Otoritas Brasil memperkuat pasukan setelah bentrokan antara suku-suku pribumi dan pemilik tanah

Presiden menekankan bahwa dia harus mengunjungi negara-negara mitra untuk mengamankan minyak di tengah terganggunya distribusi global akibat akses yang terbatas melalui Selat Hormuz.

Kepala negara menegaskan bahwa geopolitik yang memanas telah mendorong pemerintah untuk secara proaktif membangun komunikasi dengan mitra asing untuk menjaga perekonomian tetap stabil.

Prabowo percaya bahwa stabilitas ekonomi nasional sangat bergantung pada keamanan energi dan dia baru-baru ini mengunjungi Jepang dan Korea Selatan untuk tujuan ini.

Berita terkait: Kunjungan Presiden RI ke Rusia tunggu konfirmasi resmi

Berita terkait: Indonesia terbuka impor minyak dari Rusia di tengah risiko pasokan

Penerjemah: Genta/Fathur, Tegar Nurfitra
Editor: Arie Novarina
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar