Jakarta (ANTARA) – Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Angkatan Bersenjata Filipina (AFP) telah menyetujui untuk memperkuat kerjasama militer dalam sebuah pertemuan di Jakarta.
Kesepakatan ini dicapai selama Pertemuan Kerja Sama Militer Filipina-Indonesia ke-5 pada tanggal 8 April.
Juru bicara TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasrullah mengatakan pada Jumat bahwa kedua belah pihak mendiskusikan berbagai bidang kerjasama, termasuk latihan militer bersama, pertukaran personel untuk pendidikan militer, dan berbagi pengetahuan tentang teknologi militer.
“Melalui kerjasama yang erat, Indonesia dan Filipina diharapkan dapat lebih baik menghadapi tantangan regional dan mempromosikan kawasan yang damai, aman, dan sejahtera,” ujarnya.
Dia menambahkan bahwa kemitraan ini diharapkan dapat diimplementasikan secara efektif dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan terpisah, Kepala Staf AFP Jenderal Romeo Brawner Jr. mengatakan pihaknya berupaya memperluas kerjasama logistik dengan Indonesia, menurut Philippine News Agency.
“Kami ingin mengeksplorasi kemungkinan bagi kedua negara untuk berkoordinasi dan berkolaborasi dalam logistik militer,” kata Brawner di Kota Quezon pada hari Jumat.
Dia menambahkan bahwa kedua negara juga sepakat untuk meningkatkan operasi bersama, khususnya patroli terkoordinasi di Laut Sulu dan Laut Celebes, serta meningkatkan pertukaran intelijen dan pelatihan.
Berita terkait: AU RI rencanakan perluasan radar untuk perkuat pemantauan udara
Berita terkait: Indonesia belum putuskan penarikan TNI dari UNIFIL: Menteri
Penerjemah: Walda Marison, Nabil Ihsan
Editor: Anton Santoso
Hak Cipta © ANTARA 2026