Prabowo Soroti Kontribusi Indonesia bagi Kemajuan Pencak Silat di Thailand dan Vietnam

Minggu, 12 April 2026 – 03:40 WIB

Jakarta, VIVA – Presiden Prabowo Subianto menyoroti peran Indonesia dalam mengembangkan bela diri pencak silat di negara-negara Asia Tenggara, khususnya Thailand dan Vietnam. Hal ini disampaikannya saat membuka Musyawarah Nasional XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) di Jakarta, Sabtu, 11 April 2026.

Presiden mengatakan bahwa dahulu banyak atlet dari negara lain datang ke Indonesia untuk mempelajari pencak silat, di antaranya berasal dari Vietnam dan Thailand.

“Kita dulu yang melatih Vietnam dan Thailand. Akhirnya mereka jadi hebat dan mereka pernah mengalahkan kita,” ujar Prabowo.

Meski Vietnam dan Thailand sempat mengungguli Indonesia, Prabowo tetap besar hati. Baginya, hal itu menjadi bukti bahwa pelatihan dan pengajaran pencak silat dari Indonesia sangat efektif. Dengan kata lain, Indonesia telah menjadi “guru” yang baik bagi kedua negara tersebut.

Oleh karena itu, ia berharap Indonesia dapat terus menjaga kemurnian ilmu pencak silat agar semakin banyak negara tertarik mempelajarinya.

“Kalau ilmunya murni dan kuat, dari mana-mana akan datang belajar. Dan itu sudah terbukti, dari banyak negara datang ke kita untuk belajar,” imbuh Prabowo.

Selain itu, Prabowo juga menyampaikan rasa bangganya terhadap prestasi atlet pencak silat Indonesia yang telah mengharumkan nama bangsa di ajang internasional. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya medali yang diraih atlet pencak silat selama ini.

Sebagai contoh, dalam ajang SEA Games ke-35 di Thailand akhir tahun lalu, Indonesia keluar sebagai juara umum cabang olahraga pencak silat dengan perolehan empat medali emas, satu perak, dan tujuh perunggu.

“Kita patut bangga. Di berbagai even, kita menyumbang banyak medali emas, perak, dan perunggu,” tuturnya. (ant)

MEMBACA  Volatilitas Opsi dan Laporan Pendapatan untuk 21 Juli

Tinggalkan komentar