Setelah sekitar satu bulan dalam zona merah, saham Levi Strauss melonjak kembali ke wilayah positif tahun ini kemarin. Ini terjadi setelah laporan keuangan yang kuat, yang juga mencatat pencapaian besar: untuk pertama kalinya, penjualan langsung ke konsumen menyumbang lebih dari setengah pendapatan triwulan perusahaan.
Secara keseluruhan, pendapatan triwulan lalu naik 14% dibandingkan tahun sebelumnya. Didorong oleh penjualan di toko dan situs web Levi, serta pendapatan grosir. Tren ini bahkan tumbuh di AS, di mana Levi’s memutus beberapa kemitraan ritel karena lebih fokus ke penjualan langsung.
Beberapa hal yang menguntungkan Levi’s:
Perusahaan mengimbangi tekanan tarif dengan menaikkan harga, yang menyumbang sekitar setengah dari pertumbuhannya tanpa kehilangan pelanggan.
Mereka menjual merek khaki yang bermasalah, Dockers, bulan lalu.
Levi’s juga diuntungkan oleh popularitas gaya tahun 90-an seperti jorts dan kebangkitan tren country.
Bonus dari budaya pop: CEO perusahaan mengatakan Levi’s mengalami lonjakan 25% dalam penjualan jeans model 517, yang menjadi andalan gaya Carolyn Bessette dan ditampilkan di serial FX Love Story. Acara itu tayang sekitar dua minggu sebelum triwulan Levi’s berakhir, artinya penonton langsung memesan.
Laporan ini pertama kali diterbitkan oleh Morning Brew.
Fortune 500 Innovation Forum akan menghadirkan eksekutif Fortune 500, pejabat kebijakan AS, pendiri ternama, dan pemikir terkemuka untuk membantu menentukan masa depan ekonomi Amerika, pada 16-17 November di Detroit. Daftar disini.