Kebijakan Harga BBM Subsidi Dipertahankan, Pemerintah Utamakan Daya Beli Masyarakat

Jakarta (ANTARA) – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyatakan pemerintah tetap berkomitmen menjaga harga BBM bersubsidi stabil agar tetap terjangkau masyarakat.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan Kamis, Gibran mengakui ada usulan untuk menaikkan harga BBM namun mengatakan langkah tersebut tidak sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Ini tidak sejalan dengan instruksi jelas Presiden untuk menjaga harga BBM subsidi stabil agar tetap terjangkau, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ujarnya.

Dia menambahkan, pemerintah sedang menerapkan efisiensi anggaran dan refocusing untuk melindungi kelompok rentan dari dampak lebih luas kenaikan harga BBM potensial, termasuk naiknya biaya barang pokok dan transportasi.

Gibran juga menyebut pemerintah mempercepat transisi ke kendaraan listrik dan sumber energi terbarukan lainnya.

Dia menyebut kunjungan presiden baru-baru ini ke Magelang, Jawa Tengah, untuk meresmikan pabrik perakitan kendaraan listrik sebagai tanda komitmen pemerintah mendorong energi lebih bersih.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan harga BBM bersubsidi akan tetap tidak berubah hingga akhir tahun.

“Kami siap mempertahankan harga BBM subsidi sekarang hingga akhir tahun, dengan asumsi harga minyak global bertahan di sekitar AS$100 per barel,” katanya dalam rapat dengan Komisi XI DPR pada Senin (6 April).

Berita terkait: Pemerintah masih tinjau penyesuaian harga BBM non-subsidi

Berita terkait: Indonesia akan pertahankan harga BBM subsidi tidak berubah

Penerjemah: Prisca, Kenzu
Editor: Primayanti
Hak Cipta © ANTARA 2026

MEMBACA  Pemerintah Kirim 101 Ribu Pakian untuk Korban Banjir Aceh

Tinggalkan komentar