Uber Uji Coba Van Volkswagen ID. Buzz Otonom di Los Angeles

Uber kembali melanjutkan langkahnya dengan menjalin kemitraan robotaksi lainnya.

Perusahaan mengumumkan hari ini bahwa mereka telah memulai uji coba robotaksi di Los Angeles bersama MOIA America, anak perusahaan mobil otonom Volkswagen.

Uber dan Volkswagen pertama kali mengungkap kemitraan jangka panjang mereka tahun lalu, dan kini memulai uji validasi di jalan menggunakan van otonom ID. Buzz yang dibuat khusus. ID. Buzz merupakan pembaharuan elektrik dari mikrobus ikonis Volkswagen era 1960-an yang ramah kaum hippie.

Dalam siaran pers, kedua perusahaan menyatakan rencana untuk menambah skala armada robotaksi ini menjadi lebih dari 100 kendaraan ID. Buzz selama masa uji coba. Perjalanan dengan operator keselamatan manusia yang mengawasi teknologi otonom diperkirakan akan dimulai pada tahun ini juga. Uber dan MOIA juga telah membuka fasilitas bersama di Los Angeles untuk mendukung operasi harian armada.

“Dengan menggabungkan versi siap-otonom dari kendaraan ikonis Volkswagen ID. Buzz, teknologi otonom mutakhir MOIA, serta platform global Uber, kami meletakkan fondasi untuk menghadirkan perjalanan otonom kepada lebih banyak pengguna di Los Angeles dan, seiring waktu, di berbagai kota di dunia,” ujar Kepala Global Mobilitas & Pengiriman Otonom Uber, Sarfraz Maredia, dalam siaran pers tersebut.

Pengumuman ini merupakan indikasi terbaru bahwa Uber berkomitmen penuh pada robotaksi, dengan daftar kemitraan yang semakin panjang bersama berbagai perusahaan kendaraan otonom dan listrik.

Baru beberapa minggu lalu, Uber mengumumkan kesepakatan dengan Rivian untuk mengerahkan hingga 50.000 robotaksi pada 2031, dimulai di San Francisco dan Miami pada 2028.

Pada Juli lalu, perusahaan bermitra dengan pembuat mobil mewah listrik Lucid dan firma robotika Nuro, dengan rencana menggelar setidaknya 20.000 SUV Lucid Gravity yang dilengkapi teknologi mengemudi mandiri Nuro dalam lima tahun ke depan.

MEMBACA  Ponsel murah terbaik di tahun 2024: Diuji dan ditinjau oleh para ahli

Sementara itu, pengguna di Austin dan Atlanta sudah dapat memesan perjalanan menggunakan kendaraan Waymo dari Alphabet melalui Uber.

Di luar kendaraan, Uber berinvestasi besar-besaran pada infrastruktur yang diperlukan untuk mendukung armada tanpa pengemudi.

Pada Februari, perusahaan menyatakan akan menginvestasikan lebih dari $100 juta untuk membangun hub pengisian daya khusus kendaraan otonom. Hub ini rencananya akan diluncurkan di Area Teluk San Francisco, Los Angeles, dan Dallas, dengan kota-kota lain menyusul di masa depan.

Lokasi tersebut akan menyertakan stasiun pengisian cepat di yang Uber sebut “depo otonom,” tempat perusahaan akan menangani operasional armada seperti pembersihan, perawatan, dan inspeksi.

Uber juga berencana membangun stasiun “pit stop” pengisian cepat di berbagai kota prioritas agar kendaraan dapat beroperasi lebih lama di jalan.

Semua ini mengindikasikan bahwa pada akhir dekade ini, banyak pengguna Uber mungkin akan dijemput oleh mobil tanpa pengemudi di balik kemudi.

Tinggalkan komentar