loading…
Presiden AS Donald Trump. Foto/anadolu
WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan dalam postingan terbarunya di Truth Social bahwa akan ada “keringanan tarif dan sanksi” untuk Iran. Dia menambahkan bahwa “banyak dari 15 poin [yang diusulkan AS untuk mengakhiri perang] sudah disetujui.”
Iran belum memberikan tanggapan atas komentar dan klaim terbaru Trump ini. Meskipun komentarnya di media sosial terlihat menunjukkan AS dan Iran sedang menuju kesepakatan perdamaian jangka panjang, presiden AS itu juga melontarkan ancaman kepada sekutu dan mitra Teheran.
“Negara yang memasok senjata militer ke Iran akan segera dikenakan tarif 50% untuk semua barang yang mereka jual ke Amerika Serikat, berlaku langsung,” tulis Trump di Truth Social. “Tidak akan ada pengecualian atau pembebasan!”
Presiden AS Trump mengatakan Iran tidak akan diizinkan lagi untuk memperkaya uranium, menjelaskan posisi pemerintahannya tentang program nuklir Teheran menjelang pembicaraan yang dijadwalkan di Islamabad pada Jumat mendatang.
“Amerika Serikat akan bekerja sama erat dengan Iran, yang kami percaya telah melalui sebuah Perubahan Rezim yang sangat produktif!” tulis Trump di Truth Social. “Tidak akan ada pengayaan uranium, dan Amerika Serikat, bersama Iran, akan menggali dan membuang semua ‘debu’ nuklir (pesawat pembom B-2) yang terkubur dalam.”
Presiden AS juga mengklaim bahwa pengawasan satelit AS telah memantau persediaan uranium Iran yang diperkaya sejak serangan terhadap fasilitas nuklir Iran pada Juni lalu.
Baca juga: Dunia Sambut Gencatan Senjata AS-Iran, Dorong Perdamaian Abadi Timur Tengah
(sya)