Rabu, 8 April 2026 – 18:48 WIB
Jakarta, VIVA – Presiden Prabowo Subianto mendorong langkah besar strategis dalam layanan haji Indonesia dengan rencana membangun terminal khusus untuk jemaah RI di Arab Saudi.
Proyek ini diklaim sudah mendapat persetujuan prinsip dari otoritas Kerajaan Arab Saudi dan sekarang masuk tahap percepatan eksekusi.
Hal ini diungkapkan Prabowo dalam taklimat pada Rapat Kerja (Raker) Pemerintah di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu, 8 April 2026.
Prabowo menegaskan terminal khusus ini bertujuan untuk memotong waktu proses kedatangan dan kepulangan jemaah haji Indonesia.
“Saya sudah mengajukan dan di prinsip sudah di setujui. Saya minta izin dari kerajaan Arab Saudi supaya Indonesia bisa punya terminal khusus haji agar bisa lebih cepat masuk dan keluar,” jelasnya.
Untuk merealisasikan proyek ini, Prabowo langsung memerintahkan Direktur Utama Garuda Indonesia serta CEO Danantara untuk segera menjajaki kerjasama dengan maskapai Arab Saudi, Saudi Arabian Airlines.
“Saya minta untuk mendekati Saudi Air supaya bikin Joint Venture, saya telah menginstruksikan,” lanjutnya.
Prabowo menilai, skema kerjasama ini tidak hanya soal layanan, tapi juga efisiensi bisnis penerbangan haji yang selama ini dinilai kurang optimal. Dia menyoroti pola penerbangan yang merugikan kedua belah pihak.
“Ini kan tidak ekonomis, tidak masuk akal. Arab Saudi juga begitu, dia mengembalikan jemaah haji kita ke Indonesia dengan pesawat kosong,” ujar Prabowo.
Karena itu, Presiden mengusulkan pembentukan usaha patungan antara Garuda dan Saudi Air agar operasional penerbangan lebih efisien dan saling menguntungkan.
Selain meningkatkan load factor pesawat, kerjasama ini diyakini bisa berdampak langsung pada penurunan harga tiket dan percepatan layanan.
Selain menekankan urgensi proyek, Prabowo juga menunjukkan ketidaksabarannya terhadap progres yang dinilai lambat, meski instruksi telah diberikan sejak dua bulan lalu.
“Sudah dikerjakan belum? Saya sudah perintahkan kurang lebih dua bulan yang lalu. Ya ini harus kerja cepat pemerintah ini kerja cepat. Yaanti dirut Garuda menghadap saya,” tutur Prabowo.