Belanda Kembalikan Arca Shiva dan Prasasti Damalung ke Indonesia

Rabu, 8 April 2026 – 12:19 WIB

Jakarta, VIVA – Arca Shiva dari abad ke-13 asal Jawa Timur dan Prasasti Damalung dari abad ke-15 asal Jawa Tengah yang lama berada di Belanda akan segera dikembalikan ke Indonesia.

Duta Besar RI untuk Belanda, Laurentius Amrih Jinangkung, dan Direktur Jenderal Kebudayaan dan Media Belanda, Youssef Louakili, telah menandatangani perjanjian pengembalian kedua benda bersejarah ini pada 31 Maret 2026 di Den Haag.

Seperti dikutip dalam siaran pers Kemendikbudristek yang diterima di Jakarta, Rabu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan pemulangan ini adalah bagian dari upaya pemulihan memori kolektif bangsa. “Ini adalah langkah nyata menuju rekonsiliasi sejarah. Warisan budaya harus kembali ke masyarakat pemiliknya,” katanya.

Arca Shiva dan Prasasti Damalung sebelumnya merupakan bagian koleksi Wereldmuseum di Amsterdam dan Leiden, Belanda. Kedua benda ini sedang dalam perjalanan ke Indonesia dan akan diserahkan ke Museum Nasional di Jakarta Pusat.

Pemerintah terus berupaya memulangkan warisan budaya Indonesia yang ada di luar negeri, sekaligus membuka kolaborasi riset internasional di bidang kebudayaan. Pada 2024, sebanyak 288 benda cagar budaya, termasuk arca-arca dari Candi Singosari dan koleksi Puputan Badung, telah berhasil dipulangkan dari Belanda. Kemudian, pada 2025, fosil Manusia Jawa yang telah lebih dari satu abad di luar negeri juga berhasil dikembalikan ke Indonesia melalui kerjasama budaya kedua negara. (Ant)

MEMBACA  Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Menegaskan Tidak Ada Perintah kepada Rektor untuk Membuat Video Testimoni Keberhasilan Jokowi

Tinggalkan komentar