Rabu, 8 April 2026 – 10:30 WIB
Chief Operating Officer (COO) Danantara yang juga Kepala Badan Pengaturan BUMN, Dony Oskaria, menyatakan bahwa proses restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) atau Whoosh sudah selesai. Hasilnya akan segera diumumkan ke publik dalam waktu dekat.
Dia memastikan proses penyelesaian sudah mencapai tahap final setelah dibahas bersama Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
"Whoosh juga akan segera selesai dengan Pak Menkeu. Mungkin InsyaAllah dalam minggu depan atau dua minggu lagi, saya akan ketemu dengan teman-teman wartawan dan Pak Menkeu untuk menyampaikan penyelesaian dari Whoosh yang sudah selesai, sudah final ya," kata Dony di Jakarta, Selasa, 7 April 2026.
Dia menjelaskan, semua kajian tentang restrukturisasi utang telah diselesaikan dan kesepakatan antara pihak-pihak terkait telah tercapai. Saat ini, proses tinggal memasuki tahap formal seperti penandatanganan dokumen, yang nantinya juga akan diinformasikan secara terbuka.
"Tadi saya berdiskusi dengan Pak Menkeu juga. Dan sudah ada kesepakatannya. Sudah selesai semua kajian dan lain sebagainya. Tinggal kita akan ada proses formalnya ya. Ada signing dan sebagainya. Yang nanti teman-teman wartawan akan diundang," ujarnya.
Dony menyatakan, pemerintah fokus pada penyelesaian masalah secara menyeluruh tanpa memperdebatkan penyebab di masa lalu. Upaya ini ditujukan untuk memperbaiki kesehatan perusahaan BUMN dan memperkuat tata kelola ke depannya.
Soal operasional, dia memastikan pengelolaan kereta cepat tetap di PT Kereta Api Indonesia (KAI). Sedangkan mengenai struktur kepemilikan dan pendanaan akan dijelaskan lebih detail saat pengumuman resmi.
"Nah ini nanti akan kita sampaikan. Kan nggak ‘surprise’ lagi nanti saya dan Pak Menkeu tentunya akan barengan untuk menyampaikan kepada publik mengenai proses penyelesaian ini. Tapi yang pasti buat teman-teman sekalian penyelesaiannya sudah segera akan kita tandatangani dan kita bereskan," kata Dony.
Lebih lanjut, dia menegaskan bahwa layanan kepada masyarakat tidak akan terganggu. Bahkan, diharapkan menjadi semakin baik setelah ada kejelasan struktur pendanaan proyek kereta cepat tersebut.
"Dan yang paling penting adalah layanan kepada publik tidak terganggu dan justru akan menjadi semakin bagus. Sehingga dengan kejelasan mengenai struktur pendanaan daripada kereta api cepat kita," ujarnya.
Halaman Selanjutnya
Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa keputusan terkait penyelesaian restrukturisasi utang Whoosh sudah ditetapkan. Namun, rinciannya belum bisa diumumkan karena melibatkan berbagai pihak.