JAKARTA – Publik menilai penyelenggaraan mudik Lebaran 2026 sangat sukses. Serangkaian program taktis yang diluncurkan pemerintah terbukti efektif memberi rasa aman dan nyaman bagi jutaan pemudik, yang berujung pada tingginya tingkat kepuasan masyarakat.
Hendro Prasetyo, Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, mengungkapkan keberhasilan mudik tahun ini tak lepas dari intervensi kebijakan yang tepat sasaran. Berdasarkan data survei tatap muka pada 29 Maret – 4 April 2026 dengan 1.200 responden (tingkat kepercayaan 95%), berbagai program pemerintah mendapatkan apresiasi dan awareness yang signifikan dari publik.
Program yang paling banyak diketahui dan dirasakan dampaknya adalah bantuan logistik dan transportasi. Data menunjukkan 59% masyarakat mengetahui program Bantuan Pangan berupa beras 10 kg dan minyak goreng 2 liter.
Selain itu, program Mudik Gratis mencatat angka kesadaran tinggi sebesar 55%. "Mudik Gratis jadi program paling membantu di mata pemudik. Keterlibatan berbagai instansi secara masif berhasil mengurangi beban biaya sekaligus menekan risiko di jalan," ujar Hendro dalam paparan hasil survei ‘Evaluasi Publik Terhadap Penyelenggaraan Mudik Lebaran 2026’ secara virtual, Selasa (7/4/2026).
Kesuksesan mudik ini juga didukung keberhasilan pemerintah menjaga stabilitas harga energi. Hampir separuh masyarakat (49%) mengetahui dan merasakan manfaat jaminan pemerintah agar harga BBM tidak naik.
Pemerintah juga memberi berbagai insentif tarif yang memperlancar arus mudik-balik, di antaranya Program Diskon Tarif Angkutan (darat, laut, udara) yang diketahui oleh 38% responden.