Dalam perjanjian ini, keduanya menyatakan mendesaknya menciptakan pola pikir inovasi untuk sektor tekstil dan garmen. Mereka mengakui bahwa masa tenaga kerja murah serta ketersediaan energi dan sumber daya yang melimpah sudah mulai memudar. Dalam situasi yang berubah ini, inovasi harus dijadikan kompetensi inti sektor agar Bangladesh tetap bisa bersaing di kancah global.
Dengan kemitraan ini, BKMEA yang mewakili lebih dari 2.500 pabrik anggota sektor rajut, akan memfasilitasi pendekatan ke anggota, mendorong partisipasi profesional dalam program peningkatan kapasitas dan penerapan inovasi dari TIE, serta menyediakan dukungan tempat untuk acara yang diselengarakan bersama.
TIE akan merancang dan memberikan pelatihan yang relevan untuk pabrik, metodologi inovasi, dan kerangka pengakuan yang bertujuan untuk mengubah sektor ini dari daya saing berbasis biaya menjadi kinerja yang dipimpin oleh inovasi dan bukti.
Kolaborasi ini berencana mempersiapkan 600-800 profesional level menengah ke atas setiap tahunnya dengan kemampuan memecahkan masalah secara disiplin dan perbaikan berkelanjutan di sektor rajut. Hal ini untuk memperkuat posisi global Bangladesh sebagai basis manufaktur tekstil dan garmen yang mampu berinovasi.
“Kemitraan untuk Meningkatkan Daya Saing Berbasis Inovasi di Sektor Rajut Bangladesh” awalnya dibuat dan dipublikasikan oleh Just Style, sebuah merek milik GlobalData.
Informasi di situs ini disertakan dengan itikad baik hanya untuk tujuan informasi umum saja. Ini tidak dimaksudkan sebagai nasihat yang harus Anda andalkan, dan kami tidak memberikan pernyataan, jaminan, atau garansi, baik tersurat maupun tersirat, mengenai keakuratan atau kelengkapannya. Anda harus mendapatkan saran dari profesional atau spesialis sebelum mengambil, atau tidak mengambil, tindakan apa pun berdasarkan konten di situs kami.