Alokasi Anggaran 2025 untuk Pengadaan Kepala SPPG

Selasa, 7 April 2026 – 09:35 WIB

Jakarta, VIVA – Video yang memperlihatkan sepeda motor listrik bermerek BGN (Badan Gizi Nasional) menjadi viral di media sosial dan memicu berbagai spekulasi di masyarakat.

Menanggapi hal ini, Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa pengadaan motor tersebut adalah bagian dari perencanaan anggaran tahun 2025 lalu. Tujuannya untuk mendukung operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama bagi para Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Pengadaan motor ini memang termasuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung kerja Kepala SPPG di lapangan," kata Dadan dalam pernyataan resminya di Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Meski begitu, Dadan memastikan motor-motor itu hingga sekarang belum dibagikan ke pihak terkait. Menurut dia, kendaraan yang sudah ada masih harus melalui proses administrasi sebagai Barang Milik Negara (BMN) sebelum bisa dipakai.

"Motor tersebut belum didistribusikan. Setelah semuanya lengkap, akan dicatat dulu sebagai BMN sebelum dibagikan," jelasnya.

Lebih lanjut, proses realisasi pengadaan motor dilakukan bertahap mulai Desember 2025. Sementara itu, terkait informasi di media sosial yang menyebut jumlah pengadaannya mencapai 70.000 unit, Dadan menegaskan bahwa kabar itu tidak benar atau hoaks.

"Informasi soal 70.000 unit itu tidak akurat. Realisasi total motor listrik adalah 21.801 unit dari 25.000 unit yang dipesan pada tahun 2025," tegas Dadan.

Dadan berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Ia juga mengharapkan publik bisa memahami bahwa pengadaan ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan kelancaran Program MBG di seluruh Indonesia.

MEMBACA  Yusril Ungkap Rencana Revisi UUPembedaan Pengedar dan Pemakai Narkotika

Tinggalkan komentar