Kupang, NTT (ANTARA) – Wakil Presiden Indonesia Gibran Rakabuming Raka meninjau ruang kelas dan fasilitas SD Kaniti di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang baru direvitalisasi pada hari Senin. Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda resminya di NTT, dimana beliau menghadiri acara Paskah di Kota Kupang lebih awal hari itu.
“Saat pertama kali mengunjungi sekolah ini tahun lalu, saya menemukan operasional sekolah dengan lantai tanah dan atap yang berlubang. Hari ini, sekolah ini telah memiliki bangunan baru yang layak. Saya harap lingkungan yang diperbarui ini akan membuat siswa lebih rajin dan bersemangat belajar disini,” kata Gibran.
Kunjungan pertamanya ke sekolah dasar tersebut terjadi pada 7 Mei 2025, dimana beliau menyerahkan bantuan peralatan sekolah kepada 389 murid dan menerima usulan untuk merehabilitasi kompleks pendidikan tersebut.
Kali ini, Gubernur NTT Melki Laka Lena mendampingi wakil presiden ke sekolah, dimana ratusan siswa dan warga setempat berkumpul untuk menyambut mereka. Setibanya, Gibran langsung memasuki sebuah kelas untuk bertukar pikiran dengan guru dan perwakilan pemerintah daerah.
Pemerintah pusat mengalokasikan lebih dari Rp2 miliar (sekitar US$117 ribu) dari anggaran tahun 2025 untuk meningkatkan kualitas sekolah di bawah program Revitalisasi Lembaga Pendidikan. Pekerjaan konstruksi selesai pada Oktober tahun itu.
Secara detail, program ini mencakup total 14 ruang kelas—tiga diantaranya dibangun baru—bersama dengan satu ruang administrasi, satu asrama guru, dan fasilitas sanitasi.
Setelah diskusi di kelas, Gibran menyapa para siswa dan membagikan peralatan sekolah sebelum berfoto bersama di halaman sekolah.
Di antara siswa terdapat Ervin Natasha Namah, siswi kelas lima, yang mengungkapkan kegembiraannya menerima peralatan sekolah dan bertemu wakil presiden. “Kami juga senang dengan kelas-kelas baru ini,” ujar Namah.
Dari sekolah tersebut, Gibran melanjutkan agendanya dengan kunjungan ke desa wisata di Kecamatan Kupang Tengah.
Berita terkait: Wapres Gibran tinjau pendidikan IoT di SMP Bandung
Berita terkait: Sumatra Utara terima US$50,9 juta untuk revitalisasi sekolah
Berita terkait: Wapres Gibran kunjungi sekolah bantu anak kurang mampu di daerah terpencil Maluku Utara
Penerjemah: Yoseph Boli, Tegar Nurfitra
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026