Lithium Americas Corp. (NYSE: LAC) ada di dalam daftar 9 Saham Lithium Terbesar.
Pada 20 Maret, Deutsche Bank menurunkan target harga untuk Lithium Americas Corp. (NYSE: LAC) menjadi $5 dari $7, tapi tetap memberi rating ‘Tahan’. Mereka sebut ini karena ada dilution meskipun laba Q4 lebih baik. Rating ‘Tahan’ yang dipertahankan menunjukan risiko dan potensi keuntungan masih seimbang seiring kemajuan proyek inti perusahaan.
Sehari sebelumnya, CEO Jonathan Evans tekankan bahwa tahun 2025 adalah tahun transformatif bagi proyek Thacker Pass. Konstruksi berjalan cepat dan momentum ini diharapkan terus sampai 2026. Perusahaan juga dapat dukungan dari Departemen Energi AS, termasuk pinjaman kedua pada Februari 2026, yang mengurangi risiko proyek. Puncak konstruksi diperkirakan tahun 2026, dan penyelesaian Fase 1 ditarget akhir 2027. Thacker Pass akan berperan penting dalam memperkuat pasokan lithium domestik.
Per 31 Desember 2025, Lithium Americas telah mengapitalisasi sekitar $982,8 juta untuk biaya konstruksi. Total perkiraan belanja modal (capex) adalah $2,93 miliar. Perusahaan tegarkan panduan capex 2026 sebesar $1,3 hingga $1,6 miliar, yang menunjukan disiplin dalam eksekusi proyek.
Lithium Americas Corp. fokus pada pengembangan aset lithium di Amerika Utara, terutama proyek Thacker Pass di Nevada. Dengan pendanaan yang sudah lebih aman, dukungan pemerintah kuat, dan konstruksi yang makin cepat, perusahaan berada di posisi baik untuk manfaatkan pertumbuhan permintaan lithium. Ini memberi investor akses ke aset skala besar yang penting secara strategis.
BACA SELANJUTNYA: 13 Saham AI ‘Strong Buy’ Terbaik untuk Investasi Sekarang dan 10 Saham Teknologi Paling Undervalue untuk Dibeli Menurut Analis.
Pengungkapan: Tidak ada. Ikuti Insider Monkey di Google News.