Senin, 6 April 2026 – 11:30 WIB
VIVA – Pemerintah Arab Saudi baru saja mengeluarkan kebijakan baru tentang pelaksanaan ibadah umrah yang menjelang musim haji 2026, khusus untuk masyarakatnya. Kebijakan ini memberi peluang bagi warga Saudi yang belum sempat melakukan umrah selama bulan Ramadan 1447 H/2026.
Umrah khusus ini akan berlangsung dari tanggal 1 Dzulqa’dah sampai 13 Dzulqa’dah 1447 H, atau sama dengan 18–30 April 2026. Periode ini dipilih karena visa umrah untuk jemaah internasional sudah berhenti diterbitkan, jadi jemaah dari luar negeri sudah pulang setelah Ramadan. Dengan begitu, suasana di Masjidil Haram di Makkah diperkirakan akan lebih sepi daripada sebelumnya.
Menurut laman The Islamic Information, Senin 6 April 2026, tanggal 18 April 2026 juga merupakan batas akhir bagi jemaah umrah internasional untuk meninggalkan Arab Saudi. Selanjutnya, mulai 30 April 2026, akses masuk ke kota Makkah akan dibatasi hanya untuk jemaah haji saja.
Selama Ramadan, banyaknya jemaah dari berbagai negara sering membuat pelaksanaan umrah jadi sangat padat dan menantang. Makanya, waktu setelah Ramadan, yaitu 18–30 April, menjadi momen yang lebih tenang dan nyaman bagi warga Saudi untuk beribadah di Masjidil Haram sebelum musim haji dimulai.
Kesempatan ini berlaku selama 13 hari dan akan berakhir pada 30 April, bersamaan dengan Arab Saudi yang mulai memusatkan perhatian pada penyelenggaraan Haji 2026 serta meningkatkan persiapan di berbagai tempat suci menyambut kedatangan jemaah haji.
6 Rukun Haji yang Harus Dipenuhi Jemaah, Jadi Penentu Sah atau Tidaknya Ibadah
Penanak Nasi hingga Jimat, Ini 7 Hal yang Gak Boleh Dibawa saat Ibadah Haji
Arab Saudi Longgarkan Aturan Visa! Overstay Bebas Denda hingga 18 April 2026
Makkah Segera Miliki Bandara Sendiri
Rencana pembangunan bandara dan sistem metro di Makkah tengah berjalan, seiring upaya kota tersebut melakukan peningkatan besar di sektor transportasi dan infrastruktur.
VIVA.co.id
2 April 2026