Senin, 6 April 2026 – 00:30 WIB
VIVA – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengakui timnya sempat kesusahan ketika menghadapi tekanan dari Semen Padang di pekan ke-26 Super League 2025/2026 di Stadion Haji Agus Salim, Minggu 5 April 2026. Namun kerja keras mereka akhirnya berhasil dengan kemenangan 2-0 lewat dua gol dari Ramon “Tanque” De Andrade Souza.
Bojan Hodak bilang kalau 30 menit pertama pertandingan adalah fase yang paling sulit buat timnya. Cuaca panas dan lembap di Padang ditambah tekanan tinggi dari tuan rumah bikin Persib tidak bisa langsung menguasai jalannya permainan.
“Seperti yang saya sudah katakan sebelumnya, ini pasti akan jadi pertandingan yang susah. Di 20 sampai 30 menit awal, mereka lebih baik masuk ke pertandingan. Setelah itu, kami pelan-pelan mulai bisa mengendalikan permainan,” kata Hodak saat konferensi pers setelah laga.
Menurut pelatih asal Kroasia itu, gol pertama jadi titik balik yang penting. Setelah unggul, Persib bisa main lebih tenang karena lawan mulai membuka ruang untuk mengejar ketertinggalan, dan situasi ini dimanfaatkan melalui serangan balik yang cepat.
“Di babak kedua, kami lebih banyak yang mengontrol permainan. Saya nggak lihat banyak peluang berbahaya buat mereka. Kami bisa cetak satu gol lagi dan sebenarnya punya beberapa peluang untuk menambah gol,” lanjutnya.
Meskipun sudah menang, Bojan tetap memberikan evaluasi pada penampilan timnya yang dirasa belum mencapai level terbaik saat main di pertandingan pertama setelah jeda kompetisi. Dia berharap performa tim, termasuk Marc Klok dan kawan-kawan, bisa terus meningkat di laga-laga selanjutnya.
“Entah kenapa, setiap kali main pertandingan pertama setelah break, kami belum bisa tampil maksimal. Jadi saya harap untuk pertandingan berikutnya kami bisa jadi lebih baik lagi,” tutupnya.
Kemenangan ini membuat Persib mengumpulkan 61 poin dan tetap memuncaki klasemen, unggul 4 poin dari Borneo FC di posisi kedua. Persib pun semakin kokoh di puncak klasemen Super League musim ini.