Toilet Artemis II Kembali Rusak, Astronaut Terpaksa Gunakan Lebih Banyak Kantong Darurat

Sayangnya, toilet di kapsul mereka rusak lagi.

Tiga astronot Amerika dan satu dari Kanada akan tuju ke bulan hari Senin. Mereka akan memotret sisi jauh bulan yang misterius saat terbang mengelilinginya. Ini adalah kru pertama yang menuju bulan dalam lebih dari 53 tahun, melanjutkan program Apollo NASA.

“Bumi terlihat cukup kecil, dan bulan jelas terlihat makin besar,” lapor pilot Victor Glover.

Sampai toilet di kapsul Orion diperbaiki, Kontrol Misi menyuruh astronot untuk pakai lebih banyak kantong plastik darurat untuk buang air kecil. Toilet ‘lunar loo’ itu bermasalah sejak peluncuran hari Rabu. Versi toilet untuk Artemis II pernah diuji di Stasiun Luar Angkasa beberapa tahun lalu.

Para insinyur curiga ada es yang menyumbat saluran, sehingga air seni tidak bisa dibuang sepenuhnya. Toiletnya masih bisa dipakai untuk buang air besar.

Debbie Korth dari NASA bilang astronut juga melaporkan ada bau aneh dari kamar mandi, yang letaknya di lantai kapsul dengan pintu dan tirai untuk privasi.

“Toilet di luar angkasa memang sesuatu yang semua orang bisa pahami… itu selalu jadi tantangan,” katanya. Dia mencatat bahwa toilet pesawat ulang-alik juga sering rusak.

John Honeycutt bilang wajar saja kalau orang penasaran dengan toilet luar angkasa. Meski sekarang kondisinya “sudah cukup baik,” dia ingin toilet itu bekerja 100% sempurna.

“Mereka baik-baik saja,” katanya tentang para astronot. “Mereka sudah latihan untuk menghadapi situasi ini.”

Artemis II akan memecahkan rekor jarak terjauh manusia dari Bumi, yaitu lebih dari 400.000 kilometer. Mereka akan berputar di belakang bulan lalu pulang tanpa mendarat. Rekor sekarang dipegang oleh Apollo 13.

Badan Antariksa Kanada merayakan peran negara itu dalam misi ini. Astronot Jeremy Hansen, orang pertama bukan warga AS yang terbang ke bulan, berbicara dari Quebec saat menuju bulan.

MEMBACA  Langit biru menghasilkan lebih banyak uang dengan menjual kaos yang mengejek Mark Zuckerberg dalam satu hari daripada yang diperoleh dalam dua tahun menjual domain kustom.

“Hari ini dia membuat sejarah untuk Kanada,” kata Presiden Badan Antariksa Kanada Lisa Campbell. “Perjalanannya mengingatkan kita bahwa masa depan Kanada ditulis oleh mereka yang berani meraih lebih.”

Dalam siaran langsung, Hansen bilang dia sudah melihat pemandangan “luar biasa” dari kapsul Orion NASA.

Hansen, Glover, Reid Wiseman, dan Christina Koch adalah astronot pertama ke bulan sejak kru Apollo 17 tahun 1972. Koch dan Glover adalah wanita pertama dan astronot kulit hitam pertama ke bulan.

Misi mereka yang hampir 10 hari — berakhir dengan penyapuan di Pasifik tanggal 10 April — adalah langkah pertama rencana NASA untuk bikin pangkalan tetap di bulan. Mereka targetkan pendaratan dua astronot di dekat kutub selatan bulan pada tahun 2028.

Tinggalkan komentar