Ahli Teknologi Pangan Anjurkan Sistem Rantai Dingin untuk Penguatan Program MBG

membuka…

Ahli teknologi pangan anjurkan pakai sistem rantai dingin (cold chain) untuk program MBG. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA – Para ahli teknologi pangan mendorong penggunaan sistem rantai dingin (cold chain) dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk jamin kualitas dan keamanan bahan makanan secara nasional. Langkah ini dianggap perlu saat sedang ada evaluasi besar-besaran terhadap ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

“Badan Gizi Nasional (BGN) memang sudah memberi panduan dasar lewat program pra-syarat. Tapi, penerapan aspek teknis penting seperti solusi masalah dan langkah pencegahan masih harus dioptimalkan,” kata Ahli Teknologi Pangan Yuyun Anwar, seperti dikutip Jumat (3/4/2026).

Baca Juga: MBG Disalurkan 5 Hari Sekolah, Daerah 3T Senin-Sabtu

BGN sebelumnya menghentikan sementara operasional 1.256 SPPG di wilayah Indonesia Timur sampai 1 April 2026 sebagai bagian dari upaya standarisasi nasional. Evaluasi ini dilakukan agar kualitas makanan yang diberikan tidak berbeda antar daerah dan memenuhi aspek keamanan pangan.

Menurut Yuyun, banyak mitra pelaksana belum sepenuhnya paham standar teknis pengolahan makanan dalam skala besar. Ini bisa beresiko menimbulkan masalah kesehatan kalau tidak segera diperbaiki dengan peningkatan kapasitas dan sistem manajemen yang lebih ketat.

MEMBACA  Penawaran Terbaik Laptop untuk Presidents' Day: Diskon Rp9,6 Juta untuk ThinkPad X1 Carbon

Tinggalkan komentar