Detik-detik Macan Tutul Masuk Permukiman di Cisarua, Terperangkap, lalu Dievakuasi

Jumat, 3 April 2026 – 21:00 WIB

Cisarua, VIVA – Seekor macan tutul liar dari kawasan Gunung Pangrango masuk ke permukiman warga di Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Akhirnya, hewan itu terjerat jebakan yang dipasang oleh warga.

Asisten Manajer Legal dan Umum PTPN I Regional 2, Asep Zaenal Muttaqin, menjelaskan kalau satwa itu berasal dari pegunungan dan masuk ke area Gunung Mas sebelum akhirnya tertangkap.

“Macan tutul liar itu berasal dari pegunungan Pangrango, masuk ke kawasan Gunung Mas, lalu terjebak jeratan dan ditembak bius oleh pihak BKSDA dan Taman Safari,” ujarnya seperti dilansir VIVA Bogor pada Jumat, 3 April 2026.

Menurut Asep, keberadaan macan tutul tersebut sudah lama bikin resah warga karena sering memangsa ayam peliharaan. Satwa itu diketahui berkeliaran di Kampung Batik RT 02 RW 02 pada malam hari sekitar pukul 21.25 WIB.

Proses evakuasi dilakukan pada pagi hari oleh tim gabungan dari PTPN I Regional 2, BKSDA Bogor, Taman Safari Indonesia, aparat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta pengurus RT/RW.

Seluruh penanganan satwa dilakukan oleh BBKSDA Wilayah I Jawa Barat sesuai prosedur perlindungan satwa liar. Saat ini, macan tutul tersebut telah dievakuasi dan sedang menjalani observasi di lokasi penanganan sementara di bawah pengawasan tim medis dan konservasi.

Asep juga memaparkan kronologi kejadian. Pada Rabu malam, macan tutul sempat terperosok ke atap dapur warga hingga merusak asbes saat mengejar ayam. Keesokan harinya, warga menemukan jejak di sekitar kandang dan melaporkannya kepada RT serta kepala dusun.

Karena khawatir satwa tersebut kembali, warga memasang jeratan di sekitar kandang ayam pada Kamis siang. Malam harinya, terdengar suara macan di sekitar lokasi. Saat diperiksa keesokan paginya, macan tutul tersebut sudah terjerat.

MEMBACA  Jadwal Lengkap Timnas Indonesia U-22 di Fase Grup SEA Games 2025

“Selanjutnya dievakuasi oleh tim dan dibawa ke tempat penangkaran untuk observasi. Setelah kondisinya pulih, termasuk luka pada kaki akibat jeratan, macan tutul akan dilepasliarkan kembali ke habitatnya,” tegasnya.

Tinggalkan komentar