Gempa 7,4 SR di Indonesia Picu Peringatan Tsunami

Catatan: Peta menunjukkan area dengan intensitas guncangan 4 atau lebih, yang didefinisikan USGS sebagai “ringan”, meskipun gempa mungkin terasa di luar area yang ditampilkan. Seluruh waktu pada peta adalah Waktu Timur (AS). The New York Times

Gempa bumi besar berkekuatan 7,4 melanda Indonesia pada hari Rabu, menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS).

Lembaga tersebut menyatakan “gelombang tsunami berbahaya diperkirakan terjadi di beberapa pesisir” Indonesia dan bahwa gelombang tsunami telah diamati sebagai akibat gempa.

Data dari lembaga menunjukkan gempa terjadi pada pukul 18.48 Waktu Timur, sekitar 127 kilometer barat laut Ternate, Indonesia.

Seiring para seismolog meninjau data yang tersedia, mereka dapat merevisi magnitudo gempa yang dilaporkan. Informasi tambahan yang terkumpul tentang gempa juga dapat mendorong ilmuwan USGS untuk memperbarui peta tingkat guncangan.

Gempa susulan di kawasan tersebut

Gempa susulan biasanya adalah gempa lebih kecil yang mengikuti gempa utama di area umum yang sama. Gempa susulan umumnya merupakan penyesuaian minor di sepanjang bagian sesar yang bergeser pada saat gempa utama terjadi.

Gempa dan gempa susulan dalam radius 160 kilometer

Gempa susulan dapat terjadi berhari-hari, berminggu-minggu, atau bahkan bertahun-tahun setelah gempa pertama. Peristiwa ini dapat memiliki magnitudo yang setara atau lebih besar daripada gempa awal, dan dapat terus memengaruhi lokasi yang sudah rusak.

Waktu terjadinya gempa dan gempa susulan

Sumber: Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) | Keterangan: Kategori guncangan berdasarkan skala Intensitas Mercalli Dimodifikasi. Ketika data gempa susulan tersedia, peta dan bagan terkait mencakup gempa dalam radius 160 kilometer dan tujuh hari dari gempa awal. Semua waktu di atas adalah Waktu Timur (AS). Data guncangan per Rabu, 1 April, pukul 19.05 Waktu Timur. Data gempa susulan per Rabu, 1 April, pukul 19.33 Waktu Timur.

MEMBACA  Asosiasi Mendukung Pemerintah Perkuat Tata Kelola dan Transparansi Pasar Modal Indonesia

Tinggalkan komentar