Rabu, 1 April 2026 – 23:30 WIB
Jakarta, VIVA – Perjalanan mudik sering jadi “ujian pertama” untuk kendaraan, apalagi kalau tempuh jarak jauh dengan kondisi jalan yang berbeda-beda. Setelah kembali ke aktivitas normal, mobil yang baru dipakai mudik sebaiknya nggak langsung dipakai sehari-hari tanpa di cek dulu.
Ada beberapa perawatan penting yang perlu dilakukan biar performa tetap bagus dan resiko kerusakan bisa dicegah dari awal.
Berikut VIVA rangkum Rabu, 1 April 2026, tujuh langkah perawatan yang wajib dilakukan setelah mobil dipakai untuk perjalanan jauh.
- Cek Oli Mesin dan Cairan Penting
Perjalanan jauh bikin mesin kerja lebih keras dari biasanya. Makanya, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah periksa kondisi oli mesin. Pastikan volumenya cukup dan warnanya masih bagus. Kalau sudah terlalu hitam atau jarak tempuhnya mendekati batas servis, lebih baik langsung diganti.Selain oli, periksa juga cairan lain seperti coolant, minyak rem, dan air washer. Semua komponen ini penting untuk jaga performa dan keamanan kendaraan.
- Periksa Kondisi Rem
Rem adalah komponen vital yang harus dipastikan dalam keadaan prima setelah perjalanan jauh. Pemakaian yang intens, terutama di jalan turun atau macet, bisa bikin kampas rem cepat aus.Kalau terasa ada bunyi, getaran, atau pengereman kurang mantap, segera lakukan pengecekan lebih lanjut di bengkel.
- Cek Tekanan dan Kondisi Ban
Ban jadi salah satu bagian yang paling terpengaruh selama mudik. Jalan berlubang, panas aspal, sampai beban berat bisa mempengaruhi kondisi ban.Periksa tekanan angin sesuai anjuran pabrikan dan pastikan nggak ada retak, benjolan, atau keausan yang nggak rata. Jangan lupa juga cek ban serep.
- Bersihkan Mobil Secara Menyeluruh
Setelah perjalanan jauh, mobil biasanya penuh debu, lumpur, sampai sisa serangga di bodinya. Membersihkan mobil nggak cuma untuk estetika, tapi juga untuk menjaga cat dan komponen agar tetap awet.Bagian kolong mobil juga penting dibersihkan karena sering kena kotoran yang bisa bikin karat kalau dibiarkan.
- Periksa Filter Udara dan Kabin
Filter udara mesin dan kabin seringkali kotor setelah perjalanan panjang, apalagi kalau lewat daerah berdebu. Filter yang kotor bisa mengurangi performa mesin dan kualitas udara di dalam kabin.Kalau kondisinya sudah terlalu kotor, sebaiknya langsung dibersihkan atau diganti.