Belum ada komentar langsung dari Ukraina terkait klaim Kremlin mengenai kemajuan di bagian wilayah industri Donbas yang lebih luas.
Diterbitkan Pada 1 Apr 20261 Apr 2026
Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan pasukannya telah menguasai penuh wilayah Luhansk di Ukraina timur, mengisyaratkan perebutan kendali atas area yang tetap di luar jangkauan mereka sejak awal invasi tahun 2022.
“Unit grup militer ‘Barat’ telah menyelesaikan pembebasan Republik Rakyat Luhansk,” demikian pernyataan kementerian pada Rabu, menggunakan sebutan yang dipilih Moskow untuk wilayah Ukraina itu.
Rekomendasi Cerita
Belum ada konfirmasi langsung mengenai perkembangan ini dari Ukraina.
Kementerian Pertahanan Rusia menambahkan bahwa pasukan Rusia juga menguasai desa Verkhnya Pysarivka di wilayah Kharkiv timur laut Ukraina serta desa Boikove di wilayah Zaporizhia di tenggara Ukraina.
Luhansk dan Donetsk membentuk kawasan Donbas yang lebih luas. Lebih dari 99 persen Luhansk telah lama dikendalikan Rusia dan merupakan satu dari empat wilayah Ukraina yang dianeksasi Moskow pada 2022. Rusia juga menguasai sekitar tiga perempat Donetsk.
Kremlin pada Rabu mengulangi tuntutannya agar pasukan Ukraina menarik diri dari seluruh wilayah Donetsk, permintaan yang berulang kali ditampik Kyiv.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyatakan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy seharusnya mengambil keputusan sulit untuk menarik pasukannya dari kawasan Donbas “kemarin” untuk mengakhiri apa yang Rusia sebut “fase panas” perang.
Pernyataan Peskov muncul sehari setelah Zelenskyy mengklaim Rusia memberikan ultimatum kepada Amerika Serikat, dengan menyatakan akan memperberat syarat penyelesaian damai jika pasukan Ukraina tidak menarik diri dari Donbas dalam waktu dua bulan.
Zelenskyy menambahkan, ia terkejut ada yang percaya Rusia bisa berharap menaklukkan sisa wilayah Donbas dalam kerangka waktu tersebut. Ia menyatakan Ukraina menginginkan solusi diplomatik tetapi hanya akan menyetujui gencatan senjata di garis depan saat ini.
Dua Tewas dalam Serangan Drone ke Ukraina
Kawanan drone Rusia menyerang Ukraina dari malam hingga Rabu. Dua perempuan tewas dalam serangan terhadap mobil sipil di garis depan wilayah Kherson, menurut pernyataan Kantor Jaksa Wilayah.
Sebuah gambar yang diposkan perusahaan pengiriman Nova Poshta Ukraina memperlihatkan gudang di kota barat Lutsk terbakar dengan asap tebal menyembul dari atapnya.
Zelenskyy dalam sebuah postingan media sosial menyatakan Rusia menggunakan 339 drone dalam serangan semalam.
“Kami mengusulkan gencatan senjata untuk Paskah. Sebagai balasannya, kami mendapat serangan Shahed,” ujarnya, merujuk pada drone rancangan Iran yang digunakan Rusia.
Pemimpin Ukraina itu menyebutkan akan melakukan panggilan video dengan utusan AS Steve Witkoff dan Jared Kushner pada Rabu untuk membahas negosiasi dengan Rusia, yang kini mandek akibat perang AS-Israel dengan Iran.
Drone Ukraina pada Selasa menyerang pelabuhan Laut Baltik Rusia, Ust-Luga, untuk kelima kalinya dalam 10 hari, yang kemungkinan menambah kesulitan Rusia dalam mengekspor minyak mentah.
Sementara itu, beberapa negara melaporkan drone Ukraina memasuki wilayah udaranya. Angkatan Bersenjata Estonia menyebutkan beberapa drone tampaknya menyimpang dari jalur menuju Rusia.
Secara terpisah, polisi Finlandia menyatakan sebuah drone yang terdeteksi di Finlandia pada Selasa membawa bahan peledak. Polisi Latvia mengatakan mereka telah meluncurkan penyelidikan setelah serpihan drone ditemukan di negara tersebut pada Rabu.
Pada Minggu, sebuah drone Ukraina jatuh di Finlandia, menandai pertama kalinya perang Ukraina meluber ke tanah Finlandia. Pekan lalu, Estonia, Latvia, dan Lituania melaporkan drone asal Ukraina di wilayah mereka terkait dengan serangan terhadap terminal minyak Rusia.
Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha dalam konferensi pers pada Selasa menyatakan Ukraina “tidak pernah mengarahkan drone ke negara-negara tersebut”.