Perusahaan manajemen investasi, Artisan Partners, merilis surat investor kuartal keempat 2025 untuk "Artisan Mid Cap Value Fund". Salinan suratnya bisa diunduh disini. Dana ini bertujuan investasi di perusahaan undervalued dengan kesehatan keuangan solid dan prospek bisnis yang menarik.
Saham AS terus naik di kuartal IV 2025, meski ada volatilitas. Awal kuartal, shutdown pemerintah bikin investor khawatir dan tunda data ekonomi penting, sehingga timbul pertanyaan soal timeline pelonggaran Fed. Tapi, seiring kuartal berjalan, nafsu risiko meningkat dan kejelasan kebijakan moneter membaik, mendorong Fed lakukan pemotongan suku bunga dan akhiri quantitative tightening. Ini mengindikasikan kondisi keuangan akan tetap longgar masuk 2026.
Meski AI masih fokus utama, pasar terdiversifikasi di November, dengan saham value dan non-AI memimpin. Ini bisa jadi tanda pergeseran kepemimpinan pasar ke depan. Saham mid-cap tertinggal dari large-cap di Q4, khususnya sisi growth, ditunjukkan oleh turunnya Russell Midcap® Growth Index sebesar 3.7%. Sementara itu, mid-cap value catat gain modest dan lebih unggul dari indeks growth untuk kuartal dan tahun penuh.
Di kuartal ini, kelas Investor dana ARTQX kembalikan 1.53%, kelas Advisor APDQX catat 1.54%, dan kelas Institusional APHQX kembalikan 1.63%. Ini dibandingkan dengan return indeks Russell Midcap Value sebesar 1.42%. Silakan cek lima holding terbesar dana untuk dapat wawasan soal pilihan utama mereka di 2025.
Dalam surat investor Q4 2025-nya, Artisan Mid Cap Value Fund soroti First Citizens BancShares, Inc. (NASDAQ:FCNCA) sebagai salah satu kontributor utama. First Citizens adalah bank besar dari North Carolina yang kinerjanya kuat setelah akuisisi terhadap Silicon Valley Bank yang gagal di 2023. Per 31 Maret 2026, saham FCNCA ditutup di harga $1,884.66 per lembar. Return satu bulannya -4.47%, namun naik 1.35% dalam 52 minggu terakhir. Kapitalisasi pasarnya $22.301 miliar.
Mengenai First Citizens, dana tersebut menyatakan: "Performers teratas kami di sektor energi dan keuangan adalah NOV, penyedia peralatan dan teknologi ladang minyak, dan First Citizens. Saham First Citizens sempat tertinggal dari pesaing sepanjang 2025 karena kekhawatiran sensitivitas aset, isu kualitas kredit, dan penurunan ROTCE. Namun, isu ini terlihat berlebihan. Sensitivitas aset merujuk pada aset (pinjaman dan sekuritas penghasil lainnya) yang reprising lebih cepat daripada liabilitas. First Citizens seharusnya segera bisa ganti nota berfixed-rate 3.5% dari FDIC yang digunakan untuk biayai akuisisi SVB dengan pendanaan atau deposito variable rate murah, sehingga kurangi sensitivitas aset. Soal kualitas kredit, mereka punya eksposur ke kebangkrutan First Brands, produsen onderdil mobil AS, tapi kami yakin ini bukan isu luas. Terakhir, ROTCE sementara tertekan karena biaya lebih tinggi terkait syarat modal regulasi Basel III. Sahamnya telah bergerak naik sejak Oktober, saat mereka laporkan earnings lebih baik dari ekspektasi didorong akselerasi aktivitas terkait SVB. Dengan harga saham diskon signifikan dibanding pesaing, program buyback saham yang kuat, dan potensi perbaikan ROTCE serta pertumbuhan pinjaman, kami tetap investor."
First Citizens BancShares, Inc. (NASDAQ:FCNCA) tidak ada di daftar 40 Saham Paling Populer di Kalangan Hedge Funds Menuju 2026. Menurut data kami, 41 portofolio hedge fund memegang FCNCA di akhir kuartal keempat, turun dari 45 di kuartal sebelumnya. Meski kami akui potensi FCNCA sebagai investasi, kami yakin beberapa saham AI menawarkan potensi kenaikan lebih besar dengan risiko turun lebih kecil. Jika Anda cari saham AI yang sangat undervalued dan bisa untung besar dari tarif era Trump dan tren onshoring, lihat laporan gratis kami soal saham AI jangka pendek terbaik.
Di artikel lain, kami bahas First Citizens dan bagikan daftar saham jangka panjang terjangkau terbaik untuk dibeli menurut hedge funds. Selain itu, kunjungi halaman surat investor hedge fund Q4 2025 kami untuk lebih banyak surat dari hedge fund dan investor terkemuka lainnya.
BACA SELANJUTNYA: 33 Saham yang Seharusnya Naik Dua Kali Lipat dalam 3 Tahun dan 15 Saham yang Akan Bikin Anda Kaya dalam 10 Tahun.
Pengungkapan: Tidak ada. Artikel ini pertama kali terbit di Insider Monkey.