Aturan Baru Dapat Percepat IPO SpaceX Masuk Indeks Nasdaq

Nasdaq (NDAQ) akan memperpendek waktu yang dibutuhkan untuk perusahaan baru yang go publik dengan kapitalisasi pasar besar agar bisa masuk ke indeks Nasdaq 100 (^NDX) lewat aturan “fast entry” baru, kata operator bursa tersebut pada Senin.

Mulai 1 Mei, perusahaan dengan kapitalisasi pasar yang masuk peringkat 40 teratas di Nasdaq 100 akan memenuhi syarat untuk dimasukkan ke indeks dalam 15 hari perdagangan setelah penawaran umum perdana (IPO). Ini memotong drastis waktu saat ini yang sekitar tiga bulan setelah go publik.

Nasdaq juga mencatat bahwa masuk secara “fast entry” ini tidak mengharuskan sekuritas yang sudah terdaftar dikeluarkan dari indeks. Hal ini memungkinkan indeks untuk “sementara meningkatkan jumlah anggota menjadi lebih dari 100.”

Perubahan aturan ini terjadi ketika SpaceX milik Elon Musk (SPAX.PVT) dan pengembang AI ternama OpenAI (OPAI.PVT) dan Anthropic (ANTH.PVT) semuanya mempertimbangkan IPO di tahun 2026. Penawaran-penawaran ini diperkirakan akan sangat besar.

Menurut Bloomberg, SpaceX dikabarkan menargetkan pengumpulan dana $75 miliar dengan valuasi $1,75 triliun. Valuasi seperti itu jauh melebihi IPO terbesar yang pernah ada — Saudi Aramco (2222.SR) yang mengumpulkan $29 miliar — dan akan langsung menempatkan SpaceX di antara 10 perusahaan publik paling berharga, berdasarkan data Yahoo Finance.

Masuk ke dalam indeks bisa sangat penting bagi perusahaan publik besar. Ini karena manajer dana indeks dan ETF (exchange-traded fund) yang menawarkan produk yang melacak indeks, diwajibkan untuk membeli saham perusahaan baru yang ditambahkan ke indeks.

Lebih dari $30 triliun aset mengacu pada indeks S&P 500 (^GSPC), Dow Jones Industrial Average (^DJI), Nasdaq Composite (^IXIC), dan FTSE Russell (^FTSE). Semua indeks tersebut sedang mempertimbangkan perubahan untuk mempercepat masuknya perusahaan yang baru terdaftar, menurut Bloomberg.

MEMBACA  Perusahaan Roket seperti SpaceX Segera Bayar per Pon untuk Menggunakan Langit

Nasdaq 100 “dilacak oleh lebih dari 200 produk investasi dengan aset kelolaan lebih dari $600 miliar secara global,” kata perusahaan itu pada Senin.

Jake Conley adalah reporter berita terkini yang meliput saham AS untuk Yahoo Finance. Ikuti dia di X di @byjakeconley atau email ke [email protected].

Tinggalkan komentar