Waspada! Google dan YouTube Terancam Lumpuh Total, Iran Buka Front Pertempuran Baru

loading…

Iran gunakan kekuatan hacker andalannya untuk serang infrastruktur AS dan Israel. Foto/ Beepstatic

Iran kerahkan semua kemampuannya di dunia peretasan untuk menyerang infrastruktur musuh-musuhnya. Para ahli sudah memperingatkan bahwa pertahanan keamanan cyber AS semakin lama semakin lemah.

Waktu sirine peringatan berisik di seluruh Israel awal bulan ini, ribuan orang dapat pesan palsu dari militer. Pesan-pesan ini minta orang-orang untuk download aplikasi perlindungan palsu, tujuannya buat mencuri data pribadi dalam jumlah besar.

Sebenarnya, kejadian ini bukan hal yang sendirian. Ini adalah bagian dari kampanye perang cyber besar-besaran yang dilancarkan Iran, bersamaan dengan peluncuran rudal-rudal mereka.

“Iran mengerahkan semua kemampuan mereka dalam hal ini. Semua orang pasti ikut. Kalau para ahli keamanan cyber mereka masih ada, pasti mereka akan duduk di depan komputer,” kata Chris Krebs, mantan Direktur Badan Keamanan Cyber dan Infrastruktur AS (CISA).

Iran mengoperasikan pasukan hackernya dalam tiga lapisan. Lapisan paling elit dijalankan langsung oleh Korps Garda Revolusi Islam dan Kementerian Intelijen. Lapisan kedua terdiri dari grup hacker semi-otonom dan penjahat cyber yang disewa dari luar. Lapisan ketiga adalah para ahli keamanan cyber sukarelawan yang bantu Teheran.

Batas antara lapisan-lapisan ini sering tidak jelas. Tapi, mereka semua punya tujuan yang sama: menciptakan kekacauan, mengumpulkan informasi intelijen, dan melemahkan semangat musuh.

Iran manfaatkan kondisi infrastruktur keamanan cyber AS yang melemah. Foto:Bloomberg.
Iran dianggap punya kemampuan teknologi yang lebih rendah dibandingkan Rusia atau China.

MEMBACA  VP Gibran mendorong keterlibatan pemuda untuk Indonesia Emas 2045

Tinggalkan komentar