Indonesia Catat 147,55 Juta Pelancong pada Musim Idulfitri 2026

Jakarta (ANTARA) – Indonesia mencatatkan 147,55 juta traveler selama musim libur Idul Fitri 2026, melebihi proyeksi awal dan menunjukan mobilitas masyarakat yang kuat, kata menteri perhubungan pada Senin.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan angka tersebut menandai kenaikan sebesar 2,53 persen dari perkiraan awal kementerian yakni 143,92 juta pelaku perjalanan.

“Untuk periode Lebaran, jumlah traveler mencapai 147,55 juta, yang merepresentasikan kenaikan 2,53 persen dari survei awal kami,” ujarnya usai penutupan Pusat Komando Transportasi Terpadu Lebaran di Jakarta.

Dia mengatakan angka kehadiran yang lebih tinggi dari perkiraan ini mencerminkan permintaan perjalanan yang kuat selama musim liburan.

Menurut menteri, perbedaan antara angka proyeksi dan realisasi dipengaruhi berbagai faktor, termasuk pola pengambilan keputusan masyarakat dalam merencanakan perjalanan mudik.

Kementerian akan melakukan evaluasi lebih lanjut untuk lebih memahami perilaku perjalanan dan meningkatkan perencanaan untuk periode liburan mendatang.

Purwagandhi menyebut pemerintah telah mengantisipasi lonjakan ini melalui berbagai kebijakan dan peningkatan layanan yang bertujuan memastikan kelancaran perjalanan baik arus mudik maupun balik.

Dia menambahkan bahwa secara keseluruhan layanan transportasi selama musim Lebaran tahun ini berjalan dengan baik, tanpa gangguan besar yang mempengaruhi mobilitas publik.

Menteri juga mencatat penurunan angka kecelakaan lalu lintas dibanding periode sebelumnya, yang mengindikasikan peningkatan standar keselamatan, meski dia tidak memberikan angka rinci.

Dia mengaitkan kinerja keseluruhan ini pada koordinasi erat antar pemangku kepentingan, termasuk instansi pemerintah dan operator transportasi lintas sektor.

Purwagandhi mengucapkan apresiasi pada media yang membantu menyebarkan informasi tepat waktu, memungkinkan para traveler merencanakan perjalanan lebih baik.

Dia juga memberikan penghargaan kepada masyarakat yang mematuhi instruksi dari otoritas, sehingga membantu kondisi lalu lintas tetap tertib sepanjang masa liburan.

MEMBACA  Maraknya Kasus Keracunan MBG, Adakah Unsur Sabotase?

Menteri menutup dengan berterima kasih pada personel di berbagai instansi yang bekerja selama liburan untuk memastikan layanan transportasi tetap andal di seluruh negeri.

Tinggalkan komentar