Zelenskyy Tiba di Yordania untuk Pererat Kerja Sama Keamanan

Kunjungan pemimpin Ukraina ini menyusul kesepakatan Kyiv untuk kerja sama pertahanan dengan Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Diterbitkan Pada 29 Mar 202629 Mar 2026

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy telah tiba di Yordania dalam rangkaian tur-nya guna memperkuat hubungan pertahanan di kawasan Teluk, di tengah perang berkelanjutan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Zelenskyy mengumumkan kedatangannya melalui sebuah postingan di X pada hari Minggu dan menyatakan bahwa suatu “pertemuan penting” akan segera dilaksanakan.

Artikel Rekomendasi

daftar 3 itemakhir daftar

“Hari ini di Yordania. Keamanan adalah prioritas utama, dan penting bagi semua mitra untuk melakukan upaya-upaya yang diperlukan guna mencapainya,” ujar Zelenskyy.

Presiden Ukraina tersebut terus berupaya mencari dukungan dari negara-negara Teluk seiring berlanjutnya perang Rusia-Ukraina tanpa tanda-tanda akan berakhir. Lebih dari empat tahun sejak Rusia melancarkan invasi skala penuh, Kyiv kesulitan menutupi defisit anggarannya dan mendanai produksi senjata domestik.

 

Meski demikian, Ukraina justru mengintensifkan serangan balasan terhadap infrastruktur Rusia, termasuk kilang minyak, depot penyimpanan minyak, dan pelabuhan, dengan argumen bahwa target-target tersebut sah untuk memutus pendapatan yang membiayai ofensif Rusia.

Pada hari Minggu, sebuah serangan drone yang diklaim Ukraina memicu kebakaran di pelabuhan Rusia Ust-Luga di Baltik, yang merupakan kali kedua lokasi itu diserang dalam beberapa hari.

Menurut gubernur regional Rusia, Alexander Drozdenko, kerusakan terjadi di pelabuhan, api kini telah dikendalikan, dan tidak ada korban jiwa dalam serangan tersebut.

Dia menambahkan bahwa 36 drone berhasil dihancurkan semalaman di wilayah itu.

Namun, kunjungan Zelenskyy ini datang setelah Ukraina menyetujui kerja sama pertahanan dengan Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

MEMBACA  Petunjuk dan jawaban Edisi Olahraga NYT Connections untuk 9 Desember: Tips untuk menyelesaikan Connections #77

Para ahli anti-drone Kyiv juga telah ditempatkan di ketiga negara tersebut, seiring sasaran Iran terhadap infrastruktur di sana menggunakan drone yang juga telah dimanfaatkan Rusia dalam perangnya dengan Ukraina.

Seorang pejabat tinggi Ukraina, yang berbicara atas kondisi anonim kepada kantor berita AFP, menyatakan bahwa sebuah tim Ukraina juga berada di Yordania, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Dalam menangkal drone-drone tersebut, Ukraina menggunakan gabungan dari pencegat drone murah, alat-alat pengacau elektronik, serta senjata anti-pesawat.

Tinggalkan komentar